detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Rabu, 20 Mar 2019 19:58 WIB

Ketika Penyerahan Bonus Hendra/Ahsan Jadi Ajang Reuni Rudy Hartono dkk

Mercy Raya - detikSport
Foto: Femi Diah/detikSport Foto: Femi Diah/detikSport
Jakarta - Seremoni pemberian penghargaan juara All England 2019, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan cukup prestisius. Acara itu dihadiri oleh kampiun All England lain.

Penyerahan bonus kepada Hendra/Ahsan dilaksanakan di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia, Rabu (20/3/2019). Acara itu dihadiri Rudy Hartono (delapan kali juara All England), Christian Hadinata (juara All England ganda putra 1972, 1973, dan dan ganda campuran 1979), Imelda Wiguna (juara ganda campuran 1979), Praveen Jordan (juara 2016) hingga Kevin Sanjaya Sukamuljo (juara 2017 dan 2018).

Mereka tidak hanya saling bercerita pengalaman waktu bertanding, tapi juga memuji satu sama lain ketika sukses juara. Termasuk. keberhasilan ganda putra Indonesia yang hampir selalu menyumbang gelar di All England. Hingga kini, sebanyak 21 gelar disumbangkan oleh ganda putra Indonesia di turnamen bulutangkis tertua sejagat itu.


"Ganda putra sukses terus mempersembahkan gelar karena dimulainya dari saya bersama Ade Chandra. Hadi ada cikal bakalnya. Kalau saya tak juara ganda putra akan susah," kata Christian berkelakar.

"Tapi begini, dulu yang selalu dipandangkan selalu nomor tunggal putra. Memang ada ambisi supaya Indonesia tak hanya dipandang ganda putra saja kalau bisa nomor lain, ganda putra paling tidak bisa mensejajarkan," kata Christian.

"Yang kedua strategi saya pribadi. Kalau dulu Indonesia luar biasa tunggal putranya, sehingga persaingannya pun berat. Kebetulan ganda putra lowong jadi kami larinya ke sana. Makanya jadi juara ganda putra gampang apalagi ganda campuran," dia menambahkan.

Imelda mengamini. Tapi, dia bilang kesuksesan juga tak lepas dari suasana yang diciptakan Christian ketika menjadi pelatih ikut mendongkrak ganda putra menjadi favorit.

"Memang dimulai dari kemenangan Christian dan Ade. Tapi ketika dia pensiun, saat menjadi pelatih pun sukses membuat suasana senang, enjoy, jadi dari luar melihatnya kok asyik ya di ganda putra. Jadi banyak yang ingin masuk di sektor tersebut apalagi prestasinya juga bagus," kata Imelda.

"Jadi kaderisasinya juga lebih banyak. Apalagi kaderisasinya tidak hanya pemain tapi pelatih juga kaderisasinya berlanjut. Dari Christian turun ke Herry Iman Pierngadi," Imelda menjelaskan.

"Ya saya berharap setelah ini ada pelatih-pelatih lain yang bisa menirukan hal yang sama," Imelda, yang kini menjadi ketua harian PB Jaya Raya itu menambahkan.

Simak juga video selengkapnya 'Ambisi 'The Daddies' Lolos Kualifikasi Olimpiade 2020 Tokyo' di sini:

[Gambas:Video 20detik]



(mcy/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com