detiksport
Follow detikSport Linkedin share
Selasa, 09 Apr 2019 14:58 WIB

Vito, Ihsan, dan Sony Gagal ke Babak Utama Singapura Terbuka

Femi Diah - detikSport
Shesar Hiren Rustavito terhenti di babak kualifikasi Singapura Terbuka 2019. (dok. Humas PBSI) Shesar Hiren Rustavito terhenti di babak kualifikasi Singapura Terbuka 2019. (dok. Humas PBSI)
Singapura - Shesar Hiren Rhustavito, Ihsan Maulana Mustofa, dan Sony Dwi Kuncoro gagal melaju ke babak utama turnamen bulutangkis Singapura Terbuka 2019. Mereka kandas di putaran kualifikasi.

Dalam pertandingan akhir babak kualifikasi di Singapore Indoor Stadium, Selasa (9/4/2019), Shesar dihentikan oleh Tanongsak Saensomboonsuk (Thailand) 21-10, 16-21, 13-21. Padahal, dia tampil menjanjikan di babak pertama kualifikasi, mengalahkan pebulutangkis Hong Kong Wong Wing Ki Vincent dengan skor 21-10, 19-21, dan 21-9.

"Tadi di gim pertama, saya sudah benar mainnya, dengan pola saya dan lawan juga kesulitan mengatasinya. Tapi, di gim kedua, lawan mengubah pola main, dan saya tidak bisa keluar dari tekanannya," kata Vito, sapaan karib Shesar Hiren Rustaavito, dalam rilis PBSI kepada detikSport.


"Sampai di gim ketiga juga masih begitu. Pelatih sudah memberi masukan untuk ubah pola main, tapi saya terlambat melakukannya," dia menambahkan.

Hasil negatif juga dipetik Ihsan dan Sony. Ihsan bahkan sudah kalah di babak pertama kualifikasi Singapura Terbuka. Dia juga disingkirkan pebulutangkis Thailand, Sitthikom Thammasin, 14-21, 10-21.

Sony, yang tampil sebagai pebulutangkis independen, juga tak berhasil menambah wakil Indonesia di babak utama. Dia memutuskan untuk mundur di tengah laga menghadapi Yu Igarashi (Jepang) dengan skor 21-19, 14-21, 3-4.

Dengan demikian tunggal putra kini tinggal diwakili oleh tiga pemain, yaitu Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie dan Tommy Sugiarto.

Jonatan akan menghadapi Khosit Phetradab (Thailand), sedangkan Anthony, yang tampil sebagai unggulan ketujuh ditunggu Wang Tzu Yi (Taiwan). Sementara itu, Tommy Sugiarto akan menghadapi pebulutangkis China, Lu Guangzu.

(fem/nds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed