detiksport
Follow detikSport Linkedin share
Minggu, 14 Apr 2019 15:08 WIB

Evaluasi untuk Kevin/Marcus atas Kegagalan di Singapura Terbuka

Mercy Raya - detikSport
Kevin/Marcus terhenti lebih awal di Singapura Terbuka karena sulit keluar dari tekanan lawan. (Foto: dok. Humas PBSI) Kevin/Marcus terhenti lebih awal di Singapura Terbuka karena sulit keluar dari tekanan lawan. (Foto: dok. Humas PBSI)
Jakarta - Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon terhenti di semifinal Singapura Terbuka 2019. Kevin/Marcus kalah karena banyak melakukan eror.

Ganda putra nomor satu dunia itu dihentikan wakil Jepang Takeshi Kamura/Keigo Sonoda 21-13, 10-21, 19-21, Sabtu (13/4/2019). Hasil itu memastikan Kevin/Marcus kembali gagal meraih gelar pertama mereka di turnamen itu.

"Gim pertama menang karena di posisi lapangan yang menang angin sehingga tekanannya bisa berhasil menembus pertahanan lawan," kata assisten pelatih Aryono Miranat kepada detikSport, lewat pesan singkatnya, Minggu (14/4/2019).


"Kemudian di game kedua posisi terbalik pada posisi kalah angin. Mereka selalu tertekan dan pengembalian banyak yang eror," dia menjelaskan.

"Di game ketiga pada posisi menang angin mereka sebenarnya sudah unggul 11-7. Tapi begitu pindah lapangan kembali ke posisi kalah angin. Pengembalian (bola lawan) banyak yang tidak sempurna sehingga posisinya tertekan," sambungnya.


Meski demikian, Aryono mengakui bahwa lawan Kevin/Marcus memang tampil lebih bagus saat laga tersebut.

"Harus diakui kalau lawan lebih baik tadi. Setelah game pertama kami menang tapi mereka bisa bangkit di gim kedua dan ketiga," katanya.

Kekalahan ini menjadi yang kelima bagi Kevin/Marcus dari ganda nomor tiga dunia tersebut. Namun secara keseluruhan, Kevin/Marcus masih unggul head to head dengan catatan 7-5. (mcy/rin)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed