detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Minggu, 14 Apr 2019 19:47 WIB

Gagal Pertahankan Gelar di Singapura, Hendra/Ahsan Akui Keunggulan Lawan

Mercy Raya - detikSport
Foto: Humas PBSI Foto: Humas PBSI
Jakarta - Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan gagal mempertahankan gelar Singapura Terbuka. Hendra/Ahsan mengakui Takeshi Kamura/Keigo Sonoda memang bermain lebih baik.

Tampil di laga final yang digelar di Singapore Indoor Stadium, Minggu (14/4/2019), Hendra/Ahsan sempat menghidupkan peluang juaranya usai merebut gim kedua. Meski demikian, Hendra/Ahsan akhirnya takluk di tangan unggulan ketiga asal Jepang itu 13-21, 21-19, 17-21.


Kegagalan ini berarti Hendra/Ahsan tak mampu mengulang suksesnya saat juara di turnamen ini pada tahun lalu. Hendra/Ahsan sudah mengantongi dua gelar Singapura Terbuka pada 2013 dan 2018.

Usai pertandingan, Ahsan mengungkapkan bahwa dia dan Hendra telah berusaha semaksimal mungkin. Tapi lawan memang bermain lebih oke.

"Pertama kami mengucap syukur dulu, alhamdulillah bisa ke final. Untuk pertandingan tadi kami sudah berusaha sebaik mungkin, tapi mereka lebih siap dan lebih unggul di pertandingan kali ini," kata Ahsan dalam rilis yang diterima detikSport.


"Di game kedua, kami dapat serangan yang pas jadi bisa dapat beberapa poin berurutan. Tapi di game ketiganya mereka lebih siap lagi buat no lobnya. Mereka memang lebih unggul dari kami. Pastinya masih banyak yang harus diperbaiki. Kedepannya nanti akan kami evaluasi lagi setelah sampai di Jakarta," Hendra menimpali.

Kekalahan atas ganda Jepang ini menjadi yang kedua bagi Ahsan/Hendra dari lima kali pertemuan mereka. Sebelumnya Hendra/Ahsan berhasil mengalahkan Kamura/Sonoda di dua pertemuan sebelumnya di Fuzhou China Terbuka 2018 dan All England 2019. (mcy/rin)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com