detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Senin, 22 Apr 2019 14:30 WIB

Dua Target Susy Susanti Untuk Tunggal Putri Setelah Ditangani Rionny Mainaky

Mercy Raya - detikSport
Foto: Grandyos Zafna/detikSport Foto: Grandyos Zafna/detikSport
Jakarta - Kepala Bidang Pembinaan Prestasi PP PBSI, Susy Susanti, mengajukan dua target kepada tunggal putri setelah ditangani Rionny Mainaky. Apa itu?

Rionny resmi menjadi pelatih utama tunggal putri sejak 1 April 2019. Dia bahkan sudah berada di pelatnas sejak 28 Maret. Kehadiran saudara kandung Richard Mainaky itu diharapkan memberi perubahan besar pada Fitriani cs.

Belum ada satu bulan, Kepala Bidang Pembinaan Prestasi PBSI Susy Susanti menyebut sudah ada sedikit perubahan yang ditampilkan oleh atletnya, terutama semangat dan disiplin atlet.

"Saya melihat dengan bergabungnya Rionny sudah mulai ada perubahan yang diperlihatkan anak-anak dari semangatnya, disiplinnya," kata Susy ketika ditemui di Pelatnas Cipayung, Senin (22/4/2019).


"Ya (memang) belum sampai satu bulan bergabung, dengan perubahan itu saya sih yakin, positif sekali, engga lama, kalau atlet-atletnya mau berjuang dan ikut program, saya rasa tahun depan pasti akan ada perubahan yang signifikan," ujar dia.

"Super series mungkin belum tapi paling enggak di level 300 naik semifinal saya sih yakin karena secara kualitas pemain kami lumayan, tinggal kekuatan fisik, mindset, enggak mau kalah di lapangan, kosentrasi, itu diperkuat lagi. Selain stroke-strokenya ya," dia menjelaskan.

Susy juga menjelaskan di dua turnamen sebelumnya, Malaysia dan Singapura Terbuka, sudah cukup untuk menilai kekurangan tunggal putri. Dia berharap di turnamen-turnamen lain yang lebih penting ada peningkatan lebih.

"Jadi memang tunggal putri akhir tahun kami sudah bicara juga harap bisa tembus 16 besar karena itu target tertinggi kami di olimpiade secara global," ujarnya.

"Tapi secara individu, itu akan lain lagi. selain meningkatkan semua rangking dari atlet putri kita hanya Gregoria saja 16 besar, Fitriani 30 besar," kata Susy.

"Yang kecil-kecil masih di bawah, menjadi target ikut kejuaraan, biasanya 32 besar naik lah satu tingkat di 16 besar untuk kelas-kelas di atas level 300. Jadi, kami harap ada peningkatan-peningkatan. Itu yang kami harapkan. Jadi, jangka pendek juara di 300, jangka panjangnya masuk dua di 16 besar dunia untuk Olimpiade," dia mengharapkan.

(mcy/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed