detiksport
Follow detikSport Linkedin share
Jumat, 03 Mei 2019 20:02 WIB

Indonesia ke Piala Sudirman Tanpa Simulasi dan Karantina

Mercy Raya - detikSport
Susy Susanti, kabid binpres PP PBSI (Femi Diah/detikSport) Susy Susanti, kabid binpres PP PBSI (Femi Diah/detikSport)
Jakarta - Indonesia tak menggelar simulasi dan karantina menuju Piala Sudirman 2019. Jadwal yang padat menjadi pertimbangannya.

Menghadapi kejuaraan bulutangkis beregu, tradisinya PBSi menggelar simulasi dan karantina. PBSI menyebut lewat dua ajang itu kebersamaan dan atmosfer kompetisi bisa dibangun.

Tapi, tahun belakangan dua tradisi tersebut ditiadakan karena jadwal turnamen cukup padat. So, menuju kejuaraan bulutangkis beregu putra putri, Piala Sudirman di Nanning, China mulai 19-26 Mei, skuat Cipayung tak akan menggelar simulasi dan karantina. Sebagai gambaran, bulan ini Jonatan Christie dkk juga harus berkutat dengan persiapan kualifikasi Olimpiade 2020 Tokyo.


"Dua tahun lalu memang ada team building di Bogor. Sekarang sepertinya enggak, karena waktunya mepet, sudah masuk puasa juga, jadi biar anak-anak fokus dan tidak ada beban juga jadi biar berlatih saja," kata Susy kepada detikSport, Jumat (3/5/2019).

"Tapi, mungkin ada satu acara motivasi saja untuk meningkatkan kebersamaan, kekompakan, untuk mereka dengan memanggil motivator," dia menjelaskan.

"Mungkin pekan depan setelah ulang tahun PBSI sekalian pelepasan juga sekitar 11 Mei. Jadi kami cari waktu dan tempat khusus sekalian makan bersama. Mungkin bisa flashback, ingatkan lagi, memotivasi mereka. Ya, itu motivator lah yang punya bahan-bahannya," kata Susy.

Susy juga belum mengagendakan rencana lain untuk menyuntikkan motivasi oleh pemain legenda atau pihak lain.

"Ya kita lihat nanti. Yang jelas simulasi dan team building tidak akan ada," dia mempertegas.

(mcy/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed