Puerta Terancam Sanksi Seumur Hidup
Rabu, 05 Okt 2005 13:29 WIB
Jakarta - Mariano Puerta terancam sanksi larangan bertanding seumur hidup setelah hasil ter urinnya positif doping. Jika terbukti salah, petenis Argentina itu akan menjadi petenis pertama yang menerima sanksi terberat Asosiasi Tenis Putra (ATP).Tes urin yang menunjukkan Puerta menggunakan doping jenis etilefrine diambil saat final Prancis Terbuka Juli lalu. Saat itu Puerta kalah dari petenis Spanyol Rafael Nadal.Pada turnamen grand slam tersebut, Puerta yang tidak diunggulkan membuat sederet kejutan hingga mencapai babak final. Namun akhirnya Puerta gagal meraih gelar juara setelah kalah 7-6 (8-6) 3-6 1-6 dan 5-7 dari Nadal. Kini dengan hasil tes yang menunjukkan dirinya menggunakan doping, Puerta malah terancam kehilangan karirnya.Seperti dilansir eurosport, Rabu (5/10/2005) contoh A dan B urin Puerta sama-sama menunjukkan hasil positif mengandung etilefrine. Ini bukan kali pertama petenis berusia 27 tahun itu tersangkut kasus doping. Sebelumnya ATP juga telah menghukumnya selama sembilan bulan setelah terbukti doping Oktober 2003 lalu. Aturan ATP memungkinkan pengulangan kesalahan yang sama mendapat hukuman maksimal seumur hidup.Prestasi Puerta meningkat tajam dalan satu tahun belakangan. Dari peringkat 400 di awal tahun 2004, kini Puerta sudah berada di peringkat sembilan dunia. Sebelumnya sudah empat petenis Argentina yang terbukti menggunakan doping yakni Juan Ignacio Chela (2000), Guillermo Coria (2001), Martin Rodriguez (2003) and Guillermo Canas (2005).Foto: Mariano Puerta sedang tampil di tenis Jepang Terbuka, terancam sanksi larangan bertanding seumur hidup setelah hasil tes urinenya menunjukkan hasil positif doping (Toshifumi Kitamura/AFP). (lom/)










































