detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Minggu, 21 Jul 2019 17:59 WIB

Tak Jadi Satu-satunya Tumpuan, Misaki/Ayaka Relaks Menuju Olimpiade 2020

Mercy Raya - detikSport
Misaki Matsutomo dan Ayaka Takahashi relaks menuju Olimpiade 2020.  (Pradita Utama/detikSport) Misaki Matsutomo dan Ayaka Takahashi relaks menuju Olimpiade 2020. (Pradita Utama/detikSport)
Jakarta - Ganda putri Jepang, Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi, relaks menuju Olimpiade 2020, meskipun menjadi finalis Indonesia Open 2019. Mereka tak sendirian di 10 besar dunia.

Misaki/Ayaka menutup Indonesia Open 2019 sebagai runner-up. Mereka dikalahkan rekan senegara, Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi, dalam babak final di Istora, kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Minggu (21/7/2019).

Kendati bukan final ideal, duel itu menjadi gambaran dominasi ganda putri Jepang saat ini. Jepang memiliki tiga ganda putri di empat besar.

Situasi itu berimbas signifikan kepada Misaki/Ayaka. Tak seperti persiapan Olimpiade 2016 Rio de Janeiro, kini Misaki/Ayaka bukan satu-satunya tumpuan ganda putri Jepang untuk lolos dan meraih medali emas Olimpiade. Apalagi, jika menilik peringkat road to Tokyo; Peringkat kedua ditempati Yuki/Sayaka, kemudian Misaki/Ayaka di peringkat ketiga, dan Mayu Matsutomo/Wakana Nagahara di peringkat empat.


"Pada Olimpiade 2016 kami mendapat banyak tekanan dari semuanya. Di sana kami dan pelatih bekerja keras agar menang. Sejak awal pun kami memang target medali emas dan berhasil," kata Ayaka.

"Kalau sekarang Jepang punya banyak pemain ganda putri dan peringkatnya lebih tinggi. Tidak ada tekanan pada kami. Latihan pun juga tidak seberat saat kami persiapan menuju Olimpiade 2016 Rio," dia melanjutkan.

Misaki/Ayaka optimistis mereka bisa mewakili Jepang di Olimpiade nanti. Mereka akan berusaha untuk mengambil tiket tersebut meski bersaing dengan juniornya.

"Persaingan di negara kami memang cukup ketat untuk ganda putri, tapi saya pikir masih ada kesempatan. Motivasi kami ikut Indonesia Open ini juga untuk mengumpulkan poin demi Olimpiade," kata Ayaka.

"Maka itu, setelah ini kami akan turun di Jepang Open dan kami mematok target final, kalau bisa juara. Sebab itu masuk perhitungan Olimpiade juga," dia menambahkan.



Simak Video "Antusiasme Suporter di Laga Puncak Indonesia Open 2019"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com