detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Jumat, 09 Agu 2019 04:18 WIB

Lebih Dekat dengan Leo Rolly, Atlet Tersukses di Kejuaraan Asia Junior 2019

Mercy Raya - detikSport
Leo Rolly Carnado menggondol dua medali emas Kejuaraan Bulutangkis Asia junior 2019. Foto: Mercy Raya/detikSport Leo Rolly Carnado menggondol dua medali emas Kejuaraan Bulutangkis Asia junior 2019. Foto: Mercy Raya/detikSport
Jakarta - Pebulutangkis muda Leo Rolly Carnado menjadi atlet tersukses Indonesia di Kejuaraan Asia Junior Bulutangkis 2019. Dia mengantongi dua emas sekaligus di dua nomor ganda.

Leo menjadi pahlawan muda Indonesia setelah berhasil mendulang medali emas di nomor ganda putra dan ganda campuran dalam kejuaraan Asia yang dilangsungkan di Suzhou, China, 20-28 Juli.

Gelar pertama diperolehnya bersama Indah Cahya Sari Jamin. Leo/Indah mengalahkan pasangan China, Feng Yan Zhen/Lin Fang Ling dengan skor 16-21, 22-20, dan 22-20. Kemudian di sektor ganda putra, Leo yang berpasangan dengan Daniel Marthin, juga sukses berada di kampiun tertinggi setelah menjegal pasangan tuan rumah, Di Zi Jian/Wang Chang, 21-9, 15-21, 21-19.


Dari prestasinya itu pula, Leo diguyur bonus beasiswa dari klubnya, PB Djarum, dengan total Rp 60 juta dan satu lemari es. Perjuangan yang dilengkapi dengan rasa lelah Leo terbayar lunas.

"Sebenarnya bermain rangkap itu yang penting bisa jaga stamina dan jangan pernah berpikir besok bagaimana. Di bawa happy dan enjoy saja," kata Leo di kawasan Senayan, Kamis (8/8/2019).

"Kalau lebih enak mainnya ganda putra karena tidak terlalu capek. Kalau ganda campuran saya lebih banyak berperan cover bola belakang," ujar dia.

"Sebelum itu, saya juga latihan dengan melakukan 30 match selama kurang lebih 1,5 bulan sebelum berangkat pertandingan. Itu yang membuat saya lebih baik," dia menambahkan.


Sementara itu, pelatih Leo, David Yedija Pohan, mengaku awalnya sempat ragu. Dia pasrah apapun hasil yang dipersembahkan oleh Leo.

"Saya ingat waktu di grup whatapp, saya cuma bilang, 'semoga kuat.' dan saya juga tanya anaknya, 'bagaimana kamu? Ya, capek tapi saya sudah niat jalani. Jadi yakin bisa', ujar David.

"Ya, mungkin karena tim kami komplet. Jadi saya memang minta kepada dokter agar anaknya ini bisa diberi vitamin, kepada masseur badannya dirawat," katanya.

Sementara itu, manajer tim PB Djarum, Fung Permadi, berpendapat apa yang dilakukan Leo adalah bukti motivasi atlet yang seharusnya.

"Artinya, Leo menunjukkan semangat dan motivasi seseorang bahwa sebenarnya dia bisa mengontrol dan menguasai tubuhnya. Lelah seperti apapun jika memiliki motivasi tinggi mengakibatkan orang itu lupa jika tubuhnya lelah. Tetapi tentu saja harus diimbangi asupan nutrisi, istirahat cukup, dan terapi," uja Fung.


Target Emas di Kejuaraan Dunia Junior

Setelah Kejuaraan Asia, Leo kini dipersiapkan menuju event yang lebih tinggi Kejuaraan Dunia Beregu Bulutangkis di Rusia, September mendatang. Tahun lalu, Leo pernah mempersembahkan gelar juara dunia junior BWF 2018 bersama Indah.

"Target selanjutnya di Kejuaraan Dunia semoga bisa juara. Latihannya saja yang berubah jadi lebih keras," kata Leo.

"Sebab, dari segi persaingan juga lebih berat. Sebab, di Kejuaraan Dunia ini ada pemain-pemain Eropa dan Asia," dia menambahkan.



Simak Video "Adu Tajam Trio Firmansah Vs Trio Aubameyang-Lacazette-Pepe"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/rin)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
NEWS FEED