detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Rabu, 28 Agu 2019 00:20 WIB

Laju Anthony Ginting Naik Turun, Imbas Tarik Ulur Sponsor?

Femi Diah - detikSport
Penampilan Anthony Sinisuka Ginting naik turun. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak/nz) Penampilan Anthony Sinisuka Ginting naik turun. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak/nz)
Jakarta - Laju kurang sip Anthony Sinisuka Ginting ditengarai oleh masalah sponsor yang menderanya. Ketua SGS PLN Bandung, Taufik Hidayat, menilai ada andil PP PBSI dalam menciptakan situasi itu.

Anthony tampil dalam beberapa turnamen terbuka tanpa sponsor. Yang paling mencolok saat bertanding di Australia Open 2019. Jersey-nya polos, logo sepatu ditutup.

Taufik bilang Anthony tampil dengan jersey kosongan sejak akhir tahun 2018. Termasuk, saat pebulutangkis asal Cimahi, Jawa Barat tersebut tampil di BWF World Tour Finals 2019.

Seiring dengan tampil dengan jersey tanpa sponsor itu, penampilan Anthony naik turun. Laju terbaik ditunjukkan Anthony dengan menjadi finalis Singapore dan Australia Open 2019. Di turnamen mayor, Anthony babak belur; terhenti di babak pertama All England dan putaran kedua Indonesia Open serta putaran ketiga Kejuaraan Dunia Bulutangkis pekan lalu.

Taufik bilang konsentrasi Anthony terganggu dengan persoalan kontrak pribadi yang harusnya diteken awal tahun ini. Anthony, lanjut Taufik, berharap bisa bertahan dengan sponsor lama, dengan alasan terlanjur nyaman, namun prosesnya tak mulus.


PP PBSI memberikan batasan waktu sampai 21 Juli 2019 kepada Anthony melalui surat tertanggal 10 Juni 2019 untuk merampungkan masalah sponsor. Jika sampai tanggal tersebut belum ada penyelesaian maka dilakukan pembekuan pengiriman ke semua turnamen sampai status sponsornya terselesaikan.

"Soal sponsor ini hak individu pemain, tapi kok malah ada pemaksaan. Bukankah PBSI bisa saja mengajak bicara Anthony, pilih sponsor A atau B. Kalau si pemain masih mau di sini (sponsor lama), kenapa dipaksa dengan sponsor baru," ujar pemilik medali emas Olimpiade 2004 itu.

Ketua SGS PLN Bandung, Taufik HidayatKetua SGS PLN Bandung, Taufik Hidayat Foto: Femi Diah/detikSport

"Malah ada ancaman dalam poin kedua kalau dia tidak mengikuti peraturan akan dibekukan. Sejak zaman dulu tidak ada aturan seperti itu. Orang tuanya juga khawatir karena mendengar kalau main di luar (pelatnas) tidak akan dikirim oleh PBSI?" Taufik menambahkan.

Upaya Taufik untuk menjembatani komunikasi antara Anthony dengan PBSI buntu. Taufik bilang dia berkomunikasi dengan Ketua Harian PP PBSI, Alex Tirta.

Sementara itu, Budi, sapaan karib Achmad Budiharto, membenarkan telah bersurat kepada Anthony. Budi menyebut layang itu justru dibuat justru agar Anthony bisa segera menyelesaikan masalah sponsor itu.

"Pada waktu masalah belum selesai, kami melihat prestasi Anthony menurun. Karena itulah kami sesegera mungkin untuk mengambil langkah, tidak membiarkan itu berlarut-larut. Justru, kami mengutamakan Anthony, karena kami tahu Anthony menjadi salah satu pemain yang berpotensi medali di olimpiade," ujar Budi.

"Semua proses (kontrak pemain dengan sponsor) kami tahu. Sebab, selama mereka ada di PBSI, yang melegalkan PBSI," ujar Budi.

Kini, Anthony memang telah menentukan pilihan sponsor hingga 31 Desember 2020. PP PBSI juga menandainya lewat surat keputusan permasalahan apparel Anthony tertanggal 8 Juli 2019. Dalam surat itu juga disebut Anthony tetap bakal bermain sebagai atlet pelatnas.

"Harus kita ketahui masalah Anthony Ginting dengan apparel sudah selesai dengan baik. Semua happy ending, bisa dikonfirmasi kepada pemain yang bersangkutan," kata Budi.

Taufik juga memastikan Anthony telah mengikat kerja sama dengan Li Ning hingga akhir tahun 2020. Dia berharap PBSI tidak memperkeruh upaya atlet untuk mendapatkan sponsor pribadi.

"Anthony sudah tanda tangan dengan sponsor, artinya sekarang tinggal berdoa agar lebih baik. Ini merugikan atlet, ingat kita mau Olimpiade tahun depan," kata Taufik.



Simak Video "Anthony Ginting Gagal Melaju ke Perempat Final Indonesia Open"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/cas)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com