detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Senin, 09 Sep 2019 21:25 WIB

PB Djarum Sudah Habis-Habisan Keluarkan Dana untuk Bikin Audisi

Akrom Hazami - detikSport
oppy Rosimin saat memberikan keterangan kepada wartawan di GOR Djarum, Djati, Kudus. (Foto: Akrom Hazami/detikcom) oppy Rosimin saat memberikan keterangan kepada wartawan di GOR Djarum, Djati, Kudus. (Foto: Akrom Hazami/detikcom)
Kudus - PB DJarum mengeluarkan anggaran yang tidak sedikit untuk mengadakan audisi umum setiap tahunnya, tapi tak mau sebut nominal yang dihabiskan.

PB Djarum menghentikan audisi umum pada 2020. Hal ini karena dituduh melakukan eksploitasi anak oleh KPAI dan Yayasan Lentera Anak.

Audisi umum yang dilakukan PB Djarum ini sudah berlangsung sejak 2006. Banyak biaya yang dikeluarkan untuk mencari bibit pebulutangkis.

"Nah, kalian jangan tanya pincuk nasi orang. Gini, kalau saya jawab benar, nanti dikira sombong. Kalau enggak jawab benar, saya tidak biasa berbohong," kata Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, di GOR Djarum, Djati, Kudus, Senin (9/9/2019).

"Mentang-mentang duitnya banyak, jawab benar dikira malah bohong" celetuknya sambil bercanda.


Yoppy juga mengutarakan, pihaknya tetap akan menggelar audisi khusus. Hal itu telah dilakukan, namun memang belum diumumkan. Malah saat ini tertutup oleh masalah penghentian audisi umum PB Djarum.

"Saya juga tidak tegel (tega). Emoh. Tidak bisa mengumumkan (penghentian audisi). Biar media saja," ujarnya.

Yoppy menyampaikan bahwa geliat peserta sangat tinggi saat audisi. Peserta seolah tak punya rasa capek guna menghadapi audisi.

"Anak-anak tidak punya capek, skipping, dan tamplekan. Djarum sukses membuat mereka suka bulutangkis karena mau ditiadakan, monggo," tambahnya.



Simak Video "KPAI dan PB Djarum Berdamai, Audisi Jalan Terus!"
[Gambas:Video 20detik]
(ran/yna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com