detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Jumat, 13 Sep 2019 15:12 WIB

M Rifqi Tertantang Curi Poin di Tunggal Pertama Davis Cup 2019

Mercy Raya - detikSport
Piala Davis 2019 antara Indonesia kontra Selandia Baru (Mercy Raya/detikSport) Piala Davis 2019 antara Indonesia kontra Selandia Baru (Mercy Raya/detikSport)
Jakarta - Petenis putra Indonesia, M. Rifqi Fitriadi, turun pertama di nomor tunggal Piala Davis 2019. Dia antusias untuk menghadapi laga perdananya itu.

Piala Davis 2019 Grup II zona Asia/Oceania akan menyajikan laga Timnas Indonesia dengan Selandia Baru. Dari hasil undian, Rifqi menjadi petenis pertama yang akan diturunkan. Dia akan menghadapi lawan berpengalaman, Ajeet Rai. Pertandingan dilangsungkan di Centre Court Tennis kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, 14-15 September.

"Jujur rasa deg-degan ada tapi antusias juga. Senang bisa main pertama karena memang saya tipenya seperti itu. Sehabis pemanasan harus langsung bermain, kalau pemain kedua, otomatis saya harus pemanasan lagi dan di badan jadi tidak enak," kata Rifqi usai menghadiri drawing Davis Cup Centre Court Tennis kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jumat (13/9/2019).

Bagi pemain asal Kalimantan Timur ini, Davis Cup 2019, bukan lah kali pertama. Saat Indonesia menghadapi Filipina pada tahun lalu, dia masuk dalam skuat Merah Putih kendati tak diturunkan.






Selain itu, dia juga baru saja turun dalam turnamen Internasional Tennis Open yang berakhir dua pekan lalu. Itu bakal jadi modalnya bersaing di event beregu tersebut.

"Kan sudah lihat atmosfer dan lawan-lawannya. Jadi sudah bisa bayangkan seperti apa. Tiga pekan lalu di Tennis Open, saya juga sudah melihat permainan lawan (Ajeet Rai). Dia tipe pemain yang punya power bagus, pengalamannya juga tinggi, mungkin dia sering bertanding, jadi mainnya lebih enjoy," sambungnya.

"Tapi untuk peringkat menurut saya tak pengaruh jadi tetap main seperti biasa. Peluangnya 50:50, jadi masih bisa lah."

Menurut Rifqi, selain pengalaman merasakan atmosfer bermain tim, dia juga merasa ada perkembangan dalam dirinya terutama soal kekuatan tangan.

"Improve pasti ada seperti kekuatan tangan. Kalau bicara atmosfer, ya saat main ditonton orang pasti beda main perorangan dan tim. Itu jadi keuntungan buat saya yang tak main tapi di bangku cadangan. Sempat tanya juga pengalaman yang lain bagaimana buat pembelajaran," demikian dia.



M Rifqi Tertantang Curi Poin di Tunggal Pertama Davis Cup 2019
(mcy/mrp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com