detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Selasa, 08 Okt 2019 14:03 WIB

Kasus Praveen Bolos Latihan, PBSI Akan Investigasi

Mercy Raya - detikSport
Praveen Jordan dilaporkan membolos, PBSI akan menginvestigasi. (Agung Pambudhy/detikSport) Praveen Jordan dilaporkan membolos, PBSI akan menginvestigasi. (Agung Pambudhy/detikSport)
Jakarta - Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI), Achmad Budiharto, belum mengetahui kasus indisipliner yang dilakukan Praveen Jordan. Jika benar bersalah, PBSI menyiapkan sanksi.

Kedisiplinan Praveen menjadi perhatian barisan pelatih ganda campuran pelatnas bulutangkis, Richard Mainaky. Praveen dan sebagain pebulutangkis gadna campuran ketahuan pulang larut malam izin.

Jeda beberapa hari, Praveen kembali berulah. Dia membolos latihan Senin (7/10/2019) pagi, meskipun dikabarkan berada di asrama pelatnas PBSi, yang berada tepat di belakang hall latihan.


"Belum ada kabar. Saya baru hari ini saya datang setelah 10 hari dari Malang," kata Achmad Budiharto kepada detikSport, dalam sambungan telepon Selasa (8/10/2019).

"Tetapi soal itu, jangan (ke) pengurus, tapi tanyanya ke Binpres. Langsung ke Susy (Susanti) tanyanya, ini ranahnya dia. Kalau saya campur tangan malah melebihi batasan saya," Budi menjelaskan.

Meski begitu, Budi mengatakan PBSI memiliki aturan dan sanksi jika memang atlet tersebut terbukti bersalah. Dia akan berkoordinasi dengan Kabidbinpres untuk menginvestigasinya.

"Harusnya ada, sanksinya apa kan harus dilihat dulu, kejadiannya gimana. Siapa yang mengizinkan itu harus diluruskan, diinvestigasi dulu semuanya. Tidak gampang kalau kami hanya dengar dari salah satu pihak. Semua pihak harus diklarifikasi dulu," ujar dia.

Budi juga tak ingin berspekulasi soal hukuman yang diberikan. Sebab, semua ada aturan mainnya.

"Permasalahannya belum jelas, saya bukan orang yang gampang memutuskan kalau belum tahu faktanya seperti apa. Harus tahu faktanya dulu, saya tidak mau berandai-andai. Setelah tahu faktanya, regulasinya seperti apa baru kita bisa memberikan penilaian," katanya.

"Jadi, saya menunggu laporannya dia dulu. Saya mengambil keputusan kalau sudah ada masukan dari bidang terkait. Saya tidak boleh ngambil keputusan sendiri. Ada masukan baru saya tindak lanjuti di level yang lebih tinggi," dia menegaskan.



Simak Video "Soal Pencurian Umur, Atlet Bisa Kehilangan Masa Emasnya"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com