detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Jumat, 13 Des 2019 21:47 WIB

Jonatan Gagal Susul Anthony ke Semifinal BWF Finals

Femi Diah - detikSport
Foto: dok. Humas PBSI
Guangzhou - Jonatan Christie tersingkir di babak grup BWF World Tour Finals 2019 Guangzhou. Itu setelah dia dikalahkan oleh pemain terbaik dunia tahun ini Kento Momota.

Dalam pertandingan di Tianhe Gymnasium, Jumat (13/12/2019), Jonatan kalah dua gim langsung dari Momota. Dia kandas 14-21 dan 14-21 tunggal putra dari Jepang itu.

Jonatan mengakui Momota tampil lebih sip ketimbang dirinya. Tapi, ketimbang berlarut-larut dalam kekecewaan, Jonatan mengambil pelajaran dari kekalahan itu.


"Harus saya akui, Momota main lebih bagus, permainan dia jauh lebih matang dari saya dan dia bisa lebih enjoy main hari ini. Yang pasti, Momota sangat baik dalam mengatur ritme permainan. Itu yang saya rasa dia betul-betul berkelas, jadi wajar kalau dia pemain nomor satu dunia dan susah dikalahkan. Hal itu yang harus saya petik dan pelajari dari dia," ujar Jonatan dalam rilis PBSI.

"Kelihatan sekali dari feeling-nya. Pergerakan dia sangat efisien. Dia tahu kapan harus menyerang dan kapan harus bertahan. Akurasi pukulannya juga matang," dia menambahkan.

"Jujur saya kecewa dengan permainan saya hari ini. Bukan soal menang-kalahnya atau lolos tidaknya, tapi lebih ke permainan saya yang nggak keluar sama sekali bahkan untuk mengimbangi permainan Momota," Jonatan menegaskan.

Kekalahan itu menjadi kekalahan kedua Jonatan di BWF Finals. Sebelumnya, dia kandas di tangan pemain Taiwan, Wang Tzu Wei. Satu-satunya kemenangan dikantongi Jonatan atas Anders Antonsen (Denmark).

"Sebetulnya saya punya start yang bagus di kejuaraan ini, waktu menang di pertandingan pertama. Tapi, sayang, momentum saya drop saat kalah di pertandingan kedua. Karena ini world tour finals pertama saya, jadi ini jadi pembelajaran berharga lagi buat saya untuk ke depannya bisa lebih baik lagi," kata Jonatan.

"Pertama, fisik saya harus lebih siap lagi. Kemudian yang kedua akurasi pukulan saya harus dipertajam lagi. Yang terakhir saya harus bisa belajar untuk bermain efisien dan bisa menjaga ritme permainan," Jonatan menjelaskan.


Dari Grup B dipastikan Jonatan dan Antonsen tak bisa melaju lebih jauh untuk menemani tunggal putra Indonesia lain, Anthony Sinisuka Ginting. Dua pebulutangkis dari Grup B yang lolos semifinal adalah Momota dengan nilai sempurna bersama Tzu Wei.






Simak Video "Video Pebulutangkis Kento Momota Kecelakaan, Sopirnya Tewas"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/mrp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com