Piala Masters 2005
Nalbadian Patahkan Dominasi Federer
Minggu, 20 Nov 2005 22:11 WIB
Jakarta - Dominasi Roger Federer terhenti di akhir musim. Petenis nomor satu dunia itu ditaklukkan David Nalbadian di babak final turnamen Piala Masters 2005 di Shanghai, Cina, Minggu (20/11/2005).Dalam pertarungan ketat selama empat jam 33 menit, dan sempat kalah di dua set pertama, Nalbadian, yang saat ini menduduki peringkat 12 dunia, berhasil menghentikan sosok "mengerikan" itu dengan skor 6-7 6-7 6-2 6-1 7-6.Sukses Nalbadian ini menyudahi rentetan kemenangan Federer dalam 35 laga terakhirnya. Selain itu ia juga membatalkan ambisi Federer untuk berbagi tempat dengan pemain legendaris John McEnroe yang pernah mengukir rekor bertanding 82-3 dalam satu musim di tahun 1984 -- terbaik dalam sejarah tenis profesional.Setelah menerima cek senilai US$ 1,4 juta -- sekitar Rp 14 miliar --, dan kunci simbolik mobil baru keluaran Mercedez, Nalbadian mengatakan bahwa Federer tetap akan berjaya di masa mendatang. "Jangan khawatir, Roger. Anda tetap akan memenangi banyak turnamen," demikian petenis Argentina itu berkelakar setelah memenangi titel keduanya di tahun 2005 atau yang keempat dalam karirnya. "Jadi, biarkan saya menyimpan tropi yang satu ini."Federer, yang sepanjang tahun ini hanya kalah empat kali, secara sportif mengakui keunggulan Nalbadian hari ini, meskipun di babak penyisihan grup ia mampu mengalahkan petenis Argentina itu dengan 6-3 2-6 6-4."Saya ucapkan selamat buat David atas comeback-nya dari dua tie break, yang tentu saja amat sulit," ujar Federer dilansir Eurosport. "Dia telah mengalahkan saya dan pantas menang malam ini."Nalbadian, 23, kalah berturut-turut lewat tie break di dua set pertama tapi mampu bangkit dengan gemilang dan memaksa Federer terkuras energinya di dua set berikutnya.Federer bahkan sempat tertinggal 0-4 di set kelima, sebelum keperkasaannya kembali muncul dan berbalik unggul 6-5! Akan tetapi Nalbadian berhasil menjaga konsentrasi dan menyamakan kedudukan menjadi 6-6, serta memenangi tie break guna memastikan gelar juara.Nalbadian, orang Argentina pertama yang mencapai babak final turnamen Piala Masters sejak Guillermo Vilas memenanginya di tahun 1974, menyabet titel terbesar dalam karirnya karena final turnamen Grand Slam pun belum pernah ia capai.Sementara Federer, 24, baru kali ini kalah dalam 25 partai final yang dilakoninya sejak Oktober 2003. Adapun Piala Masters adalah turnamen pertama yang ia ikuti sejak mengalami cedera engkel bulan lalu.Sebelum pertandingan ini Federer selalu mengalahkan Nalbadian dalam empat pertemuan terakhir mereka, sedangkan Nalbadian memenangi lima perjumpaan pertama pertama.Federer juga gagal menjadi petenis ketiga yang menjuarai turnamen penutup musim tiga kali berturut-turut. Hanya Ilie Nastase (197-1973) dan Ivan Lendl (1985-1987) yang pernah membukukan catatan tersebut.Keterangan foto: David Nalbadian mencium tropi Piala Masters setelah mengalahkan Roger Federer di final (AFP/Mark Ralston). (a2s/)











































