detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Senin, 16 Des 2019 12:24 WIB

Hafiz/Faizal Dituntut Lebih Kreatif, Praveen/Melati Fokusnya Mana?

Femi Diah - detikSport
Foto: dok. Humas PBSI
Jakarta - Dua ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dan Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja, sama-sama terhenti di fase grup BWF World Tour Finals 2019. Pelatih tak paus penampilan mereka.

Praveen/Melati dan Hafiz/Gloria sama-sama menghuni Grup B. Praveen/Melati finis di urutan keempat setelah selalu kalah sedangkan Hafiz/Gloria menempati peringkat ketiga dengan sekali menang dan dua kali kalah.

Tak cuma kurang sip dari aspek hasil, dua ganda campuran terbaik Tanah Air itu juga tak tampil dalam performa terbaik. Padahal, ajang itu menjadi salah satu ajang yang menawarkan poin Olimpiade 2020 Tokyo.


"Hasil ini tidak sesuai dengan target awal kami, karena harapannya setidaknya ada satu wakil yang lolos ke semifinal," kata asisten pelatih ganda pelatnas PBSI, Nova Widianto, dalam rilis PBSI.

"Harus diakui, penampilan kedua pasangan kita kurang memuaskan di kejuaraan ini. Saya sudah mengantongi beberapa poin yang harus segera di evaluasi dari mereka, supaya di awal tahun depan, mereka sudah siap lagi menghadapi turnamen selanjutnya," dia menjelaskan.

"Dari segi hasil sudah pasti tidak memuaskan. Dan dari segi penampilan juga, kedua pasangan kita nggak bisa maksimal," dia menambahkan.

Nova menyebut telah mengantongi detail kekurangan dua ganda campuran itu. Catatan panjang diberikan kepada Hafiz/Gloria.

"Saya rasa Hafiz/Gloria secara teknik masih banyak yang harus diperbaiki, terutama soal variasi pukulan. Kalau sudah berada di top level, mereka harus punya itu. Apalagi sekarang persaingan semakin ketat jelang Olimpiade 2020 nanti," Nova menuturkan.

"Sementara itu, untuk Praveen/Melati, saya kira mereka harus meningkatkan fokus dan konsentrasi di lapangan. Fokus mereka kelihatan sekali nggak bisa maksimal di kejuaraan ini setelah tampil di SEA Games kemarin. Semoga saja pekerjaan rumah ini bisa segera di selesaikan. Karena perhitungan poin menuju Olimpiade masih terus berjalan," dia menegaskan.



Simak Video "Jonatan Christie dan Praveen/Melati Senasib di Japan Open 2019"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/cas)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com