Penakluk Itu Bernama Nalbandian

Penakluk Itu Bernama Nalbandian

- Sport
Senin, 21 Nov 2005 17:45 WIB
Penakluk Itu Bernama Nalbandian
Jakarta - Akhirnya David Nalbandian menghentikan keperkasaan Roger Federer. Kemenangan petenis asal Argentina ini tak hanya menggagalkan upaya Federer untuk meraih Piala Masters ketiga tetapi sekaligus mengakhiri kemenangan beruntun sang petenis nomor satu. Sebelum takluk di tangan Nalbandian, Federer menuai kemenangan ke-35 secara beruntun atas Gaston Gaudio. Petenis asal Argentina itu dihabisi dengan skor 6-0 6-0. Tak hanya memperpanjang kemenangan beruntunnya, Federer juga makin mendekati rekor menang-kalah terbaik dalam sejarah tenis profesional, yang saat ini masih dipegang oleh John McEnroe. Federer tinggal memenangkan satu pertandingan melawan Nalbandian di turnamen Piala Masters 2005. Tetapi, meski bekerja keras dan memaksa lawannya bermain lima set petenis Swiss ini harus mengakui keunggulan pemuda kelahiran Cordoba 1 Januari 1982 itu dengan skor 6-7 6-7 6-2 6-1 7-6 (7-3). Selain memupus ambisi Federer, kemenangan Nalbandian sekaligus mematahkan rekor tak pernah kalah Federer dalam 25 partai final turnamen. Terakhir kali Federer kalah di final suatu turnamen adalah pada Oktober 2004. Mengingat ketangguhan Federer tak salah kiranya jika mengatakan prestasi Nalbandian adalah sesuatu yang luar biasa. Tetapi jika menilik rekor pertemuan Federer melawan peringkat 6 dunia ini hal tersebut sebetulnya bukan sesuatu yang luar biasa. Pasalnya dari sembilan kali pertemuan keduanya, Nalbandian mampu mengungguli Federer sebanyak 6 kali. Sebelum di final Piala Masters 2005, peraih 4 titel turnamen ini mengalahkan Federer masing-masing di Monte Carlo Masters dan turnamen di Basel (2002), perempat final Australia Terbuka (2003), Cincinatti Masters (2003) dan perdelapan final AS Terbuka (2003). Meski Federer mampu mencuri kemenangan di tiga pertemuan terakhir sebelum final Piala Masters 2005, tetapi Nalbandian tetap boleh dibilang petenis yang paling sering mengalahkan Federer. Coba saja bandingkan rekor pertemuan Federer melawan Andy Roddick (peringkat 3) atau Llyeton Hewitt (peringkat 4).Melawan Roddick dia unggul 10-1, sementara Hewitt diungguli 11-7. Bahkan Andre Agassi (peringkat 5) tidak mampu menandingi dominasi Federer dan baru menang tiga kali dalam 11 pertemuannya melawan peraih 11 titel turnamen tahun ini. Hanya Rafael Nadal (peringkat 2) saja yang menang lebih banyak menghadapi Federer (1-2). Mengingat absennya beberapa nama beken di pentas Piala Masters 2005 seperti Nadal, Hewitt dan Agassi kemenangan Nalbandian tampaknya kurang greget. Apalagi Federer mengaku dirinya kurang fit karena baru pulih dari cedera. Meski demikian jika ada pertanyaan pantaskah Naldbandian disebut sang penakluk? Untuk kali ini jawabannya adalah ya. Foto: Nalbandian sang penakluk Federer (masters-cup) (mel/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads