Jelang Final Piala Davis
Isu Doping Hantui Slovakia
Jumat, 02 Des 2005 13:30 WIB
Jakarta - Isu doping mendera tunggal pertama Slovakia Karol Beck menjelang final Piala Davis melawan Kroasia. Tetapi isu tersebut tak mengganggu persiapan tim ini. Beck diisukan positif doping ketika membela Slovakia melawan Argentina di semifinal Piala Davis tiga bulan lalu. Isu tersebut kemudian diangkat media Kroasia. Tetapi menjelang final hari pertama yang digelar hari ini di Sibamac Arena, Bratislava, Beck dengan keras menolaknya. "Tidak," tukasnya seperti dikutip Guardian. "Saya mengkonsentrasikan diri saya ke pertandingan ini," tambah petenis berperingkat 57 dunia ini. Beck rencananya akan menjadi tunggal pertama Slovakia dan akan menghadapi petenis nomor 9 dunia, Ivan Ljubicic. Meski terganggu oleh isu doping, Beck tetap yakin dapat menyumbang angka menghadapi petenis yang diundang ke turnamen akhir tahun Piala Masters ini. "Ljubicic adalah pemain hebat, rekor pertandingannya di hard court sungguh menakjubkan," ucap Beck. "Saya terkesan melihat rekor kemenangannya di sini sangat panjang. Saya harus bermain istimewa untuk mengalahkannya," tambah Beck soal pemain yang mengunggulinya 1-2 dalam rekor pertemuan ini. Baik Kroasia dan Slovakia sama-sama mengincar titel Piala Davis pertama dalam sejarahnya. Kroasia melaju ke final setelah secara mengejutkan mengalahkan juara 2002 Rusia 2-3. Slovakia juga menjadi tim yang mengejutkan setelah mengkandaskan Argentina 1-4. Jika menang, maka Kroasia dan Slovakia akan mencatatkan namanya sebagai tim non-unggulan pertama yang tampil sebagai juara. Foto: Karol Beck bantah lakukan doping (BBC) (mel/)











































