detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Sabtu, 07 Mar 2020 16:49 WIB

Ganda Menang, Indonesia Bertahan di World Grup II Piala Davis 2020

Mercy Raya - detikSport
Piala Davis 2020, Tim Piala Davis Indonesia Indonesia Bertahan di World Grup II Piala Davis 2020. (Foto: Mercy Raya/detikcom)
Jakarta -

Indonesia berhasil mempertahankan tempatnya di World Grup II Davis Cup 2020. Hal itu dipastikan berkat kemenangan 3-0 atas Kenya.

Bertanding di Stadion Tenis Gelora Bung Karno (GBK), Sabtu (7/3/2020), tim Indonesia memasangkan Christopher Rungkat dengan David Agung Susanto saat melawan Ismael Changawa RuwaMzai/Ibrahim Kibet Yego di pada Davis Cup babak play off Grup Dunia II.

Dalam laga Piala Davis itu, Christopher/David lebih dulu tertinggal di set pertama sebelum kemudian menang 6-7 (2), 7-6 (6), dan 7-6 (3).

Ganda Menang, Indonesia Bertahan di World Grup II Piala Davis 2020Foto: Mercy Raya/detikcom

Kemenangan pasangan veteran ini melengkapi dua poin sebelumnya yang diamankan Indonesia di hari pertama. Poin disumbangkan Christopher dan David. Dengan begitu Indonesia menang 3-0 dan bertahan di World Grup II.

"Saya rasa kami sudah melakukan apa yang kami buat sesuai strategi. Tapi lawan service-nya bagus dan permainan mereka di luar ekspektasi kami," kata Christopher usai laga.

"Di set awal harusnya bisa kami ambil tapi kelewat. Pada set kedua kami bangkit dan mulai main lepas meski ada break lagi tapi akhirnya menang dan saya puas dengan perfoma tadi," sambungnya.

David mengakui jika dirinya sempat grogi saat melakoni pertandingan tadi. Tapi dirinya, bersama Christo, berusaha untuk terus tampil maksimal.

"Kami sudah melakukan yang terbaik dan saya senang bisa bermain lagi bersama Christo di Davis Cup. Sekarang poin sudah 3-0 dan kami senang akhirnya menang," David menimpali.

Kapten tidak Bermain Kenya, Rosemary Owani, mengaku tetap bangga dengan para pemainnya meskipun akhirnya kalah dari Indonesia sehingga mesti turun ke Grup III Davis Cup.

"Saya tetap bangga dengan permainan anak-anak saya. Mereka sudah melakukan yang terbaik semampunya. Mereka bisa beradaptasi dengan lapangan dan juga tekanan dari penonton. Saya menjadi pelatih yang sangat bangga hari ini," kata Rosemary.

"Yang kedua, tentunya tidak menyenangkan untuk kalah. Namun anak-anak sudah berhasil mengeluarkan semua kemampuan mereka. Pemain Indonesia, terutama Christopher, mereka sangat berpengalaman. Pasangan Indonesia berhasil menaikkan kualitas permainan mereka di saat yang penting," ujarnya.

"Terbukti pemain Indonesia tidak memberikan poin dengan mudah. Hal itulah yang signifikan. Kami harus bekerja keras untuk setiap poin. Pemain Indonesia cukup stabil, mereka tahu kapan harus menaikkan tempo permainan. Kami telah melakukan sebaik mungkin yang kami bisa," tuturnya.



Simak Video "Lebih Intim dengan Christopher Rungkat, Petenis Andalan Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/krs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com