detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Sabtu, 14 Mar 2020 07:30 WIB

Turnamen Dunia BWF Ditangguhkan Sebulan Akibat Virus Corona

Bayu Baskoro - detikSport
logo bwf Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) menunda turnamen dunia selama sebulan akibat virus corona (Foto: bwf)
Jakarta -

Federasi Bulutagkis Dunia (BWF) memutuskan menangguhkan seluruh turnamen badminton dunia selama satu bulan. Hal ini untuk mengantisipasi ancaman virus corona.

Keputusan BWF itu diumumkan melalui laman resminya, Sabtu (14/3/2020) dini hari WIB. Seluruh turnamen bulutangkis dunia akan dihentikan sementara mulai tanggal 16 Maret hingga 12 April 2020.

BWF memiliki beberapa alasan atas keputusan yang diambilnya itu. Mulai dari kesehatan para atlet di tengah wabah virus corona, hingga ketatnya aturan pencegahan COVID-19 di beberapa negara menghambat mobilitas para atlet yang hendak bertanding dari satu wilayah ke yang lainnya.

"Eskalasi wabah COVID-19 yang merebak secara global membuat BWF, berdasarkan konsultasi dan konsesus dengan Asosiasi Anggota Penyelenggara dan Konfederasi Kontinental, untuk membatalkan atau menunda semua turnamen pada periode ini karena pembatasan perjalanan dan aturan karantina yang berlaku. Komplikasi logistik tersebut mempengaruhi pergerakan para atlet bulutangkis," begitu isi pernyataan BWF, dilansir dari laman resminya.

Alhasil, turnamen yang sudah dijadwalkan berlangsung pada periode 16 Maret hingga 12 April terpaksa ditunda penyelenggaraannya. Penundaan tersebut efektif setelah gelaran All England 2020 di Birmingham, Inggris, selesai pada 15 Maret 2020.

Lima ajang besar yang dipastikan batal antara lain Swiss Open 2020, India Open 2020, Malaysia Open 2020, Singapura Open 2020, serta Orleans Masters.

Sementara itu, penyelenggaraan All England yang sudah berlangsung sejak pekan lalu tetap dilanjutkan hingga selesai acara. BWF mengaku sudah berkomunikasi dengan Federasi Bulutangkis Inggris, serta pemerintah setempat terkait penyelesaian turnamen tepok bulu tertua di dunia tersebut.



Simak Video "Soal Corona, Pemerintah: Yang Sakit Jangan Didiskriminasi"
[Gambas:Video 20detik]
(bay/yna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com