detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Kamis, 11 Jun 2020 18:55 WIB

Kata Melati Daeva Soal Kecocokan Main di Eropa

Mercy Raya - detikSport
Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti melaju ke perempatfinal Indonesia Masters 2020 setelah mengalahkan Lee Yang/Yang Ching Tun dengan skor 20-22, 21-12, 21-12 di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (16/1/2020). Kata Melati Daeva Soal Kecocokan Main di Eropa (Grandyos Zafna/detikSport)
Jakarta -

Pebulutangkis ganda campuran Melati Daeva Oktavianti mengaku lebih nyaman main di Eropa. Hasil All England 2020 membuktikan pernyataannya soal benua biru itu.

Entah kebetulan atau tidak, bersama Praveen, Melati nyaris sukses meraih gelar di Eropa. Sebut saja Denmark Open dan French Open 2019. Gelar juara back to back itu, cukup mengejutkan karena mematahkan anggapan langganan runner-up, selain itu Praveen baru saja diganjar Surat peringatan (SP) 2 karena indisipliner.

Sementara di tahun ini, mereka kembali membuktikan sebagai ratu dan raja Eropa setelah menjuarai All England Maret 2020.

Praveen/Melati juara All England usai melewati duel tiga gim di final melawan Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai. Mereka menang 21-15, 17-21, 21-8 atas wakil Thailand itu.



Dari ketiganya, All England menjadi title pertama mereka di level super 1000. Sementara bagi Praveen, torehan emas itu menjadi yang kedua. Pertama kali ia meraihnya pada 2016 berpasangan dengan Debby Susanto.

Dari rentetan prestasi itu, tak mengherankan jika keduanya selalu disebut-sebut cocok kalau main di Eropa. Melati tak menepis ada perasaan senang bermain di Eropa.

"Sebenarnya enggak begitu. Saya sama Praveen (Jordan) pertandingan di mana saja ingin memberi hasil terbaik dan maksimal. Tapi mungkin pas banget dapatnya di Eropa semua, jadi pada bilangnya cocok main di sana. Padahal kami main di negara lain pun tetap maksimal," kata Melati dalam jumpa pers dengan pewarta, Kamis (11/6/2020), melalui aplikasi zoom.

"Tapi memang lebih enak main di Eropa. Mungkin karena lebih adem," kelakarnya.

"Soalnya kalau bolanya sendiri di sana lebih berat ketimbang kami main di negara-negara Asia," tutupnya.

Pebulutangkis ganda campuran Indonesia Melati Daeva Oktavianti (kanan) dan Praveen Jordan mengembalikan kok ke arah ganda campuran Taiwan Wang Chi-Lin dan Hsieh Pei Shan pada babak perempat final Piala Sudirman 2019 di Guangxi Sports Center Gymnasium, Nanning, China, Jumat (24/5/2019). Indonesia melaju ke babak semi final Piala Sudirman 2019 setelah menang dengan skor 3-2 atas Taiwan. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/wsj.Pebulutangkis ganda campuran Indonesia Melati Daeva Oktavianti (kanan) dan Praveen Jordan (Wahyu Putro A/Antara Foto)





Simak Video "Lin Dan Resmi Gantung Raket"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/aff)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com