detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Minggu, 14 Jun 2020 18:20 WIB

Marcus Fernaldi Gideon Bangun Hall Bulutangkis Buat Anak & Generasi Muda

Mercy Raya - detikSport
Marcus dan Kevin Tersingkir Dibabak Pertama

Pebulutangkis ganda pria Indonesia	Marcus Fernaldi Gideon dan Kevin Sanjaya Sukamuljo berhadapan dengan ganda pria dari Denmark Kim Astrup Anders Skaarup Rasmussen dalam ajang BCA Indonesia Open 2017 yang digelar di JCC, Jakarta, Rabu (14/06/2017). Kevin dan Marcus harus mengakui ketangguhan pasangan Denmark tersebut dalam 2 set langsung 21-16 21-16. Grandyos Zafna/detikcom Marcus Fernaldi Gideon Bangun Hall Bulutangkis Buat Anak & Generasi Muda (Grandyos Zafna/detikSport/detikSport)
Jakarta -

Ganda putra Marcus Fernaldi Gideon sedang membangun hall bulutangkis. Lapangan itu rencananya untuk tempat latihan sang anak.

Marcus mengatakan, pembangunan hall itu sudah ia rencanakan jauh-jauh hari. Progresnya pun sudah hampir memasuki tahap akhir. Jika tak ada halangan, hall akan dibuka Agustus.

"Saya sedang bangun hall jadi (anak) akan dilatih di tempat sendiri. Kayaknya bulan-bulan depan sudah mulai jadi (hallnya) di kawasan Cibubur. Mungkin Agustus buka kalau pembatasan sosial berskala besar sudah beres," kata Marcus kepada PBSI, seperti dikutip detikSport.

Rekan Kevin Sanjaya Sukamuljo ini memang sudah mulai mengenalkan bulutangkis kepada sang anak. Dari mulai memegang raket sampai selalu hadir dalam pemberian medali di podium saat turnamen di gelar di tanah air, seperti Indonesia Masters dan Indonesia Open.

"Anak akan jadi penerus. Pasti ingin mengajari juga dan dia senang juga pegang raket, mudah-mudahan bagus mainnya. Yang pasti saya ingin mengajari juga. Siapa tahu profesinya bisa diteruskan ke anak," ujarnya.



Tak hanya untuk putranya, Marcus Fernaldi Gideon Junior, juara All England 2017 dan 2018 ini juga akan membina anak-anak muda yang ingin menjadi pebulutangkis.

"Tapi untuk menyaingi klub besar banget, ya enggak ya. Cuma ikut membina saja, bantu-bantu," ujarnya.

Marcus juga tak menepis pembangunan hall itu sebagai investasinya sebelum dia pensiun sebagai pebulutangkis.

"Soalnya saya senang main bulutangkis. Seperti hobi begitu. Jadi inginnya masih di bidang itu. Apalagi perkembangan bulutangkis semakin maju dan olahraganya semakin digemari," tuturnya.

"Saya percaya bulutangkis semakin mendunia, jadi ingin bantu supaya lebih populer olahraganya," dia menegaskan.



Simak Video "Masuk Final, Hendra/Ahsan Vs Kevin/Marcus di Denmark Open 2019"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/aff)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com