detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Rabu, 17 Jun 2020 19:50 WIB

Kevin/Marcus Wajib Menang Medali Emas Olimpiade Tokyo

Mercy Raya - detikSport
Indonesias Marcus Fernaldi Gideon and Kevin Sanjaya Sukamuljo (R) react after losing a point against Japans Takeshi Kamura and Keigo Sonoda during their mens doubles semi-final match at the 2019 Sudirman Cup world badminton championships in Nanning in Chinas southern Guangxi region on May 25, 2019. (Photo by WANG ZHAO / AFP) Kevin/Marcus Wajib Menang Medali Emas Olimpiade Tokyo (AFP)
Jakarta -

Ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dipatok target medali emas di Olimpiade Tokyo tahun depan. Target besar itu diberikan imbas kegagalan mereka di Kejuaraan Dunia.

Kevin/Marcus gagal meraih gelar juara dunia setelah kandas di babak kedua Kejuaraan Dunia 2019. Pasangan nomor satu dunia itu takluk dari ganda Korea Selatan, Choi Sol Gyu/Seo Seung Jae dalam pertandingan tiga gim 21-16, 14-21, dan 21-23.

Meski sudah lewat, kegagalan itu ternyata memberi dampak kepada keduanya di event yang lebih besar. Minions, julukan fans badminton kepada Kevin/Marcus, kini dipatok yang lebih berat: emas Olimpiade.



Olimpiade dijadwalkan berlangsung 23 Juli sampai 8 Agustus 2021 reschedule dari 24 Juli sampai 9 Agustus 2020 karena pandemi virus corona.

"Kami diberi target gelar juara dunia tahun lalu dan medali apapun di Olimpiade. Tapi karena kemarin tidak dapat gelar (juara dunia), maka target di Olimpiade dinaikkan menjadi medali emas," kata Kevin Sanjaya dalam rilis yang diterima detikSport, Rabu (17/6/2020).



Dipatok menjadi juara di multiajang olahraga terbesar sejagat tentu menjadi beban bagi Kevin/Marcus. Tapi mereka tak ingin terlalu memikirkan itu.

"Ekspetasi orang kan tinggi apalagi di pertandingan penting. Kalau kalah pasti sedih. Jadi yang dilakukan ya harus latihan lebih keras lagi. Kami juga enggak mau berpikir beban. Kalau sudah main ya fokus di permainan saja," katanya.

Senada, Marcus mengaku tetap menikmati permainan bulutangkis, meskipun tekanan sangat tinggi. "Pressure itu pasti banyak apalagi semakin ke atas. Kalau pergi (bertandinga) pasti targetnya juara. Jika sampai final saja dibilang gagal. Cuma karena ini hobi dan pekerjaan kami ya dinikmati saja," kata Marcus.



Simak Video "Masuk Final, Hendra/Ahsan Vs Kevin/Marcus di Denmark Open 2019"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/aff)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com