detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Senin, 07 Sep 2020 14:50 WIB

Cederai Hakim Garis di AS Terbuka, Djokovic Didenda Rp 3,6 M

Okdwitya Karina Sari - detikSport
Novak Djokovic, of Serbia, leaves the court after defaulting the match to Pablo Carreno Busta, of Spain, during the fourth round of the US Open tennis championships, Sunday, Sept. 6, 2020, in New York. Djokovic inadvertently hit a line judge with a ball after hitting it in reaction to losing a point against Carreno Busta. (AP Photo/Seth Wenig) Novak Djokovic didiskualifikasi dan didenda miliaran rupiah karena mencederai seorang hakim garis di AS Terbuka 2020. (Foto: AP/Seth Wenig)
New York -

Novak Djokovic mendapatkan sanksi berat setelah mencederai hakim garis wanita di AS Terbuka 2020. Setelah didiskualifikasi, Djokovic juga dijatuhi denda besar.

Insiden tersebut terjadi saat petenis nomor satu dunia itu tertinggal 5-6 di set pertama melawan Pablo Carreno Busta di pertandingan babak 16 besar, Senin (7/9/2020) dinihari WIB. Dengan rasa frustrasi, Djokovic mengirim bola ke arah belakang garis lapangan yang rupanya mengenai leher si hakim garis sehingga tumbang kesakitan.

Pada akhirnya diputuskan Djokovic didiskualifikasi sehingga Carreno Busta berhak lolos ke perempatfinal. Penyelenggara AS Terbuka mengeluarkan pernyataan bahwa hukuman itu sudah berdasarkan aturan Grand Slam. Djokovic dianggap "sengaja memukul bola secara berbahaya atau sembrono di dalam lapangan dengan mengabaikan konsekuensinya".

Hasil ini membuat Djokovic praktis kehilangan kesempatan memburu titel Grand Slam ke-18, sekaligus memangkas jarak dengan Roger Federer (20) dan Rafael Nadal (19). Petenis Serbia itu juga dijatuhi hukuman denda setara yang sudah dimenangkan dalam turnamen ini yaitu sebesar USD 250.000 (sekitar Rp 3,6 miliar) dan kehilangan seluruh ranking point di AS Terbuka.

Djokovic juga menghadapi hukuman denda tambahan sebesar USD 20.000 (Rp 295 juta) karena mangkir dari kewajiban melakukan konferensi pers setelah selesai bertanding. Petenis berusia 33 tahun itu diketahui langsung meninggalkan Flushing Meadows dengan menumpang sebuah mobil.

Sebuah permintaan maaf diunggah Djokovic melalui akun Instagram-nya @djokernole. Djokovic menegaskan bahwa insiden terhadap hakim garis tersebut bukanlah sebuah kesengajaan.

[Gambas:Instagram]

"Seluruh situasi ini membuatku merasa sangat sedih dan hampa. Aku sudah memeriksa si hakim garis dan penyelenggara bilang kepadaku bahwa untunglah dia baik-baik saja. Aku betul-betul menyesal karena membuat dia sangat stres. Betul-betul tidak sengaja. Sangat salah."

"Aku tidak mengungkapkan nama dia untuk menghormati privasi dia. Sedangkan soal diskualifikasi, aku perlu kembali dan bekerja di atas kekecewaanku dan mengubah semua ini menjadi sebuah pelajaran untuk perkembanganku dan evolusiku sebagai seorang pemain dan manusia biasa."

"Aku minta maaf kepada turnamen AS Terbuka dan seluruh pihak terkait atas tindakanku. Aku sangat berterima kasih kepada tim dan keluargaku atas dukungan tanpa syarat, dan seluruh fans yang selalu ada bersamaku. Terima kasih dan aku sangat menyesal," tulis Novak Djokovic. Demikian dilansir Sky Sports.



Simak Video "Petenis Dunia Novak Djokovic Positif Corona!"
[Gambas:Video 20detik]
(rin/aff)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com