Petenis Keluhkan Jadwal Australia Terbuka
Rabu, 11 Jan 2006 18:10 WIB
Jakarta - Absennya sejumlah petenis top di Australia Terbuka 2006 mengundang keprihatinan petenis lainnya. Mereka pun menyalahkan jadwal yang terlalu awal.Dua petenis top yaitu peringkat dua dunia Rafael Nadal serta juara bertahan Marat Safin dipastikan absen berlaga di turnamen Grand Slam pembuka tersebut karena cedera. Nadal menjadi petenis top pertama yang mundur karena cedera kaki. Sementara Safin menyusul dengan alasan cedera lutut yang sudah membekapnya sejak Wimbledon tahun lalu. Absennya Nadal dan Safin dipastikan mengurangi bobot kompetisi turnamen yang rencananya digelar tanggal 16-29 Januari ini. Dan Andy Roddick pun melampiaskan kemarahannya. "Saya pikir tidak memerlukan seorang dokter otak untuk mengetahui kenapa mereka cedera," kata petenis berperingkat tiga dunia itu seperti dikutip guardian, Rabu (11/1/2006).Menurut Roddick, cederanya beberapa petenis top di karenakan jadwal yang padat di akhir tahun. Padahal, setelah menjalani satu musim yang sangat padat, tubuh mereka membutuhkan istirahat setidaknya selama empat pekan sebelum mengikuti rangkaian Australia Terbuka. Tetapi hal tersebut tidak memungkinkan mengingat beberapa turnamen, misalnya Piala Master dan final Piala Davis, digelar pada akhir November dan awal Desember. "Kondisinya menjadi lebih berat buat pemain top. Biasanya hal ini terjadi kepada mereka yang bermain di final Piala Davis, yang dilangsungkan dua setengah pekan setelah Piala Master," ucap Lleyton Hewitt. "Anda cuma waktu dua pekan untuk mengistirahatkan diri tetapi itu tidak memungkinkan badan anda pulih kembali," tambah petenis Australia berperingkat empat dunia ini. Karena jadwal akhir tahun yang masih cukup padat, para petenis top pun menyerukan adanya perubahan. Caranya? Mungkin dengan memundurkan jadwal turnamen ini hingga para petenis memiliki lebih banyak waktu untuk memulihkan tenaga. "Demi kepentingan permainan ini dan mereka yang menjalaninya maka kita harus mencari cara untuk memperpanjang waktu libur kami. Anda tidak bisa bermain kalau badan anda tak mengizinkannya," tandas Roddick. (mel/)











































