Australia Terbuka 2006
Jalan Mulus, Roddick Tak Mau Lengah
Kamis, 19 Jan 2006 02:30 WIB
Jakarta - Jalan Andy Roddick menuju perempatfinal Australia Terbuka semakin mulus setelah tumbangnya petenis unggulan. Tapi cowok Amerika Serikat itu tak mau gegabah dengan menganggap remeh lawan-lawannya.Langkah Roddick di Australia Terbuka tahun ini memang masih mulus. Setelah mengalahkan Michael Lammer (Swis) di babak pertama, gantian petenis Afrika Selatan Wesley Moodie ia hentikan langkahnya di babak kedua. Kedua petenis itu dikalahkan Roddick dalam pertarungan straight set.Petenis berperingkat tiga dunia itupun diprediksi akan melangkah mulus sampai babak perempatfinal. Pasalnya beberapa petenis unggulan yang sebelumnya berada di jalur Roddick menuju babak delapan besar kini bertumbangan. Unggulan 27 Taylor Dent, Radek Stepanek unggulan 17 dan Robby Ginepri (13) gugur di babak sebelumnya.Tapi Roddick tak mau terbuai begitu saja dengan jalan lurus nan mulus yang menunggunya hingga babak semifinal. Dengan merendah semifinalis tahun lalu mengungkapkan kalau perjuangan keras masih harus dilakoninya untuk bisa sampai perempatfinal."Tak ada yang namanya jalan terbuka. Anda harus memenangkan semua pertandingan, bahkan setiap setnya. Setidaknya begitulah untuk saya. Untuk Roger (Federer) mungkin jalan sudah terbuka baginya, tapi tidak untuk saya," ungkap Roddick seperti diberitakan Yahoosports, Kamis (19/1/2006).Di babak ketiga lawan yang harus di hadapi Roddick "hanya" Julien Benneteau. Jika melihat peringkat ATP Roddick sangat pantas diunggulkan. Pasalnya petenis asal Prancis ini terpaut sangat jauh dari Roddick dengan hanya berada di posisi 110.Pemenang antara Marcos Baghdatis (Siprus) atau Denis Gremelmayr (Jerman) sudah menunggu Roddick di babak keempat. Walaupun keduanya juga bukan petenis unggulan tapi tetap saja juara Amerika Serikat Terbuka 2003 itu tak mau punya optimisme berlebih. Kekalahan petenis unggulan atas non unggulan dengan bijak dijadikannya pelajaran dalam menghadapi lawan-lawan di babak berikutnya yang di atas kertas memang lebih mudah."Jika ada hal yang bisa kita pelajari dari kegagalan para unggulan adalah bahwa setiap orang masih punya kesempatan meraih kemenangan," tutup Roddick.Foto: Andy Roddick tak mau menganggap remeh lawan-lawannya yang non unggulan(roddickrulz). (din/)











































