detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Rabu, 28 Okt 2020 18:25 WIB

Jadi Balon Ketum PBSI, Ari Wibowo Optimistis karena Hal Ini

Mercy Raya - detikSport
Ketua Pengprov PBSI Banten, Ari Wibowo, menyatakan siap bersaing di bursa pemilihan ketua umum PBSI 2020-2024. Sebagai bentuk keseriusannya, dia akan mengembalikan formulir pada Sabtu (24/10). Jadi Balon Ketum PBSI, Ari Wibowo Optimistis karena Hal Ini. (Foto: istimewa)
Jakarta -

Ari Wibowo telah mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon (balon) ketua umum PBSI periode 2020-2024. Ia optimistis lolos meski hanya didukung 10 Pengurus Provinsi.

Sejak memutuskan untuk maju dalam bursa pemilihan Ketum PBSI, jumlah dukungan Ari cenderung menurun. Dari semula digadang-gadang 14 Pengprov, menjadi 11.

Bahkan di detik-detik terakhir pengembalian pada akhir pekan lalu, ada salah satu Pengprov yang memutuskan menarik dukungannya kepada ketua Pengurus Provinsi Banten tersebut.

Kini, Ari hanya didukung 10 pengprov. Antara lain, pengprov Aceh, banten, DI Yogyakarta, Jambi, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi Tenggara.

"Meski dari jumlah Pengprov yang mendukung menurun tapi itu tidak menurunkan optimisme saya untuk tetap maju. Apalagi, banyak para legenda yang mendukung saya, seperti Rexy Mainaky, Joko Supriyanto pada beri dukungan," kata Ari kepada detikSport, Rabu (28/10/2020).

Pria berusia 45 tahun itu tak gentar lantaran dukungan yang sebenarnya akan tampak pada saat Musyawarah Nasional (Munas) dilangsungkan pada 5-6 November mendatang.

Apalagi sang penantang, Agung Firman Sampurna mendapatkan mayoritas dari 33 Pengurus Provinsi PBSI yang aktif saat ini.

"Mau 10 atau dukungan memang ada pengaruh. Tapi inti semuanya ada di Munas. Mudah-mudahan di saat itu ada perubahan," katanya.

Di sisi lain, ia menyayangkan jika ada dukungan ganda yang dilakukan Pengprov untuk mendapatkan keuntungan pribadi. Untuk itu, ia berharap tim penjaringan dapat memeriksa pola mekanismenya secara bijak.

Sejauh ini, tim penjaringan yang diketuai Edi Sukarno itu sudah berencana melakukan klarifikasi kepada si pemberi suara apabila ada dukungan ganda yang diberikan kepada para bakal calon. Hasil klarifikasi itu nantinya akan diketahui pada 4 November melalui surat tertutup kepada balon.

PBSI mencari nahkoda baru periode 2020-2024 di JHL Hotel, Serpong, Tangerang, 5-6 November. Pendaftaran bakal calon sendiri sudah dibuka sejak 17 Oktober lalu dan telah ditutup pada 26 Oktober pukul 17.00 WIB.

(mcy/krs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com