Tekuk Sharapova, Henin ke Final

Australia Terbuka 2006

Tekuk Sharapova, Henin ke Final

- Sport
Kamis, 26 Jan 2006 13:14 WIB
Tekuk Sharapova, Henin ke Final
Jakarta - Justine Henin-Hardenne sukses menghambat ambisi Maria Sharapova berlaga di final Australia Terbuka 2006. Unggulan kedelapan ini menang dalam pertarungan tiga set 4-6 6-1 dan 6-4.Kemenangan ini, Kamis (27/1/2006), menjadi momen penting bagi Henin-Hardenne karena ia berhasil mengobati ketidakhadirannya di turnamen ini musim lalu. Tahun 2005 ia gagal tampil karena mengalami cedera pada lutut kanannya.Namun tentunya akan menjadi hadiah yang menakjubkan jika Henin-Hardenne bisa meraih gelar juara grand slam Australia Terbuka 2006 ini. Ia masih harus menunggu lawan yang bakal dihadapinya, antara Amelie Mauresmo dan rekan senegaranya Kim Clijsters.Bagi Henin-Hardenne kemenangan atas Sharapova tersebut merupakan kemenangan ke-20 sepanjang keikutsertaannya di Australia. Namun bukan hal yang mudah karena petenis Belgia ini dipaksa bermain selama dua jam 26 menit untuk bisa menembus babak final.Tidak hanya itu saja, Sharapova juga memaksa Henin-Hardenne untuk mengeluarkan permainan terbaiknya. Untungnya ia bisa menjawab tantangan petenis Rusia itu dengan sempurna meskipun mencatat empat double fault dan 33 unforced errors.Sharapova sendiri membukukan 34 kali unforced error. Meski catatan double fault-nya lebih baik dari Henin-Hardenne -- hanya satu kali --, sayangnya total poin yang diraih Sharapova gagal mengungguli lawannya. Henin-Hardenne unggul 90-81.Itu semua tidak terlepas dari efektifnya permainan Henin-Hardenne. Set kedua bisa disebut sebagai momen terbaik Henin-Hardenne karena setiap forehand maupun backhand-nya berhasil membuahkan poin dengan baik. Sementara Sharapova banyak melakukan kesalahan di set ini yang membuatnya ia harus kalah 1-6.Set penentuan gagal dimanfaatkan Sharapova dengan baik. Ia bahkan sempat tertinggal 5-2 sebelum akhirnya perlahan mencoba bangkit dan mengejar hingga 5-4. Namun Henin-Hardenne berhasil mengembalikan konsistensi permainannya dan menutup pertandingan melelahkan ini dengan slice backhand-nya, setelah Sharapova melakukan tiga kesalahan sendiri berturut-turut, sebagai pemegang servis.Bagi Sharapova kekalahan ini mengingatkannya dengan kekalahan tahun lalu, yang juga kandas di semifinal. Ketika itu ia ditekuk Serena Williams yang kemudian tampil sebagai juara.Kemenangan Henin-Hardenne juga membuka peluang akan terjadinya all Belgian final di turnamen Australia Terbuka 2006 ini, tentunya dengan catatan Clijsters bisa menundukkan Mauresmo.Foto: Henin-Hardene meluapkan kegembiraannya setelah memastikan kemenangan atas Sharapova. AFP/Torsten Blackwood. (ian/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads