Cina Pertama Raih Grand Slam

Tenis Australia Terbuka 2006

Cina Pertama Raih Grand Slam

- Sport
Jumat, 27 Jan 2006 15:28 WIB
Cina Pertama Raih Grand Slam
Jakarta - Untuk pertama kalinya tropi bergengsi Grand Slam direbut petenis Cina. Pasangan ganda putri Zheng Jie/Yan Zi menorehkan rekor tersebut di turnamen Australia Terbuka 2006.Pada pertandingan final yang berakhir Jumat (27/1/2006) siang WIB, Zheng/Yan secara mengejutkan mampu mengalahkan unggulan teratas Lisa Raymond/ Samantha Stosur dengan skor 2-6 7-6 6-3.Zheng dan Yan, yang tahun lalu masing-masing menjuarai satu turnamen di nomor singel, mampu bangkit dari kekalahan di set pertama dan lolos dari dua kali match point dimiliki Raymond/Stosur saat tie break set kedua.Di set penentuan mereka kian percaya diri dan berhasil memenanginya. Gelar juara pun berhak disandang unggulan ke-12 ini.Sukses Zheng/Yan ini menambah benderang sinar dunia pertenisan Cina dalam beberapa tahun terakhir. Tahun lalu, pada Olimpiade Athena (Yunani), ganda putri lainnya Li Ting/Tiantian memperoleh medali emas.Tiga titel WTA di nomor tunggal juga direngkuh petenis-petenis dari Negeri Tirai Bambu ini dalam dua musim terakhir. Li Na, yang di babak pertama Australia Terbuka kali ini ditekuk Serena Williams, adalah orang Cina pertama yang memenangi titel sebuah turnamen internasional saat mengalahkan Martina Sucha (Slovakia) di Guangzhou 2004.Tahun lalu Zheng mengandaskan pemain Argentina Gisela Dunko untuk menjuarai Hobart International, salah satu turnamen menjelang Australia Terbuka. Adapun Yan mengutip gelar singelnya di Guangzhou tahun lalu, setelah lawannya Nuria Llagosera (Spanyol) menyerah karena cedera. Sementara itu Raymond/Stosur gagal mewujudkan ambisinya memenangi dua gelar Grand Slam berturut-turut, menyusul kemenangan pasangan gado-gado AS-Australia ini di AS Terbuka tahun lalu.(Foto: Yan Zi (kiri) berbarengan mencium tropi Australia Terbuka di nomor ganda putri, yang ia menangi bersama partnernya Zheng Jie, setelah di final mengalahkan unggulan pertama Lisa Raymond/Samantha Stosur. AFP/Greg Wood). (a2s/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads