Obat Cedera Penyebab Mual

Obat Cedera Penyebab Mual

- Sport
Sabtu, 28 Jan 2006 23:00 WIB
Obat Cedera Penyebab Mual
Jakarta - Sampai babak semifinal Justine Henin-Hardenne hanya kehilangan dua set. Tapi ketangguhan petenis putri Belgia mengalami antiklimaks di babak final gara-gara obat cedera.Henin-Hardenne mengundurkan diri pada partai puncak nomor tunggal putri Australia Terbuka 2006, Sabtu (28/1/2006), saat tertinggal 1-6 0-2 dari Amelie Mauresmo. Alhasil ia urung menambah koleksi trop Grand Slam-nya menjadi lima.Sebaliknya, Mauresmo untuk pertama kali dalam 23 percobaannya berhasil merengkuh gelar juara di turnamen level paling bergengsi itu. Kali terakhir ia masuk final di Melbourne adalah pada 1999 sebelum dihentikan Martina Hingis.Ihwal pengunduran diri Henin adalah rasa mual yang dialami unggulan kedelapan itu. Di game kedua set kedua ia memanggil pelatihnya setelah meraih poin untuk memperoleh deuce saat Mauresmo memegang servis.Sekitar tiga menit kemudian Henin masuk lapangan lagi untuk meneruskan pertandingan, tapi kehilangan dua angka dan tertinggal 0-2. Sehabis itu ia betul-betul menyerah. Henin menghampiri Mauresmo dan wasit dan mengatakan dirinya tak mungkin meneruskan pertandingan."Ini keputusanku, pilihanku. Aku memutuskan turun ke lapangan karena aku seorang profesional, aku ingin mencoba," kata Henin, yang atas prestasinya sebagai runner up berhak mengantongi hadiah uang sebesar US$ 610 ribu (Rp 5,7 miliar)."Aku tidak menyesali keputusan yang telah kuambil ini," tambahnya pada konferensi pers pasca pertandingan, sebelum airmata menetes dari wanita bertubuh mungil ini.Diceritakan Henin, dirinya sudah merasakan tidak enak pada perutnya selama beberapa hari terakhir. Rasa mual itu berasal dari efek obat tablet yang ia konsumsi untuk mengurangi rasa sakit di bagian bahunya."Tadi malam aku tidak bisa tidur karena rasa mual itu menjadi-jadi. Sejak dua minggu lalu aku meminum obat antiradang untuk bahuku, dan itu sedikit membunuhku," jelasnya."Tapi aku harus melakukannya demi bahuku. Sekarang perutku yang kena, lalu kedua kaku. Aku tak bisa bergerak. Jika perut Anda tidak enak, Anda tentu tak punya tenaga lagi."Sebelum menghadapi Mauresmo, Henin lebih diunggulkan berkat performanya yang meyakinkan sejak awal turnamen. Dari enam pertandingan ia hanya kehilangan dua set, yakni saat mengandaskan unggulan teratas Lindsay Davenport di perempatfinal dan unggulan ketiga Maria Sharapova di semifinal.Namun ketangguhan petenis yang disebut John McEnroe sebagai pemilik backhand satu tangan terbaik yang pernah ada di dunia ini, pria maupun wanita, terhenti karena cedera.Meski demikian Henin tidak menyebut Mauresmo 'beruntung', sekalipun wanita Prancis itu lolos ke final karena lawannya di semifinal, Kim Clijsters, juga mundur karena cedera."Dia sudah menunggu momen ini sejak lama, dan akhirnya datang juga. Cara yang sangat aneh, Kim dan diriku. Tapi aku yakin ini akan memberinya banyak kepercayaan diri. Dia telah bekerja sangat keras dan layak memperolehnya."Henin, yang pernah dua kali dinobatkan sebagai atlet wanita terbaik Belgia (2003 dan 2004), sejauh ini telah mengumpulkan 26 titel juara, empat di antaranya Grand Slam, yaitu Prancis Terbuka (2003 & 2005), AS Terbuka (2003), dan Australia Terbuka (2004).(Foto: Meski mencoba tegar pada keputusannya mundur, Justine Henin-Hardenne sempat pula menitikkan airmata pada jumpa pers pasca pertandingan final. AFP/Greg Wood). (a2s/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads