detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Senin, 01 Feb 2021 15:23 WIB

Alarm PBSI Tatap Kualifikasi Olimpiade Usai Babak Belur di Thailand

Mercy Raya - detikSport
Pelatih Putri Bulutangkis Indonesia Rionny Maniaki PBSI, lewat Rionny Mainaky, mengungkap akan mempersiapkan strategi khusus di kualifikasi Olimpiade Tokyo. (Foto: detikcom/Grandyos Zafna)
Jakarta -

PP PBSI berbenah menyusul tidak tercapainya target pada tiga turnamen di Bangkok, Thailand. Mereka bakal menyiapkan strategi khusus untuk kualifikasi Olimpiade.

Tim bulutangkis Indonesia baru saja menuntaskan turnamen Asian Leg di Bangkok, sepanjang Januari kemarin. Dari tiga laga kategori World Tour 1000 itu, Merah-Putih hanya merebut satu gelar dari 15 gelar yang diperebutkan.

Gelar tunggal itu dipersembahkan ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu di Yonex Thailand Open.

Kini, usai menuntaskan tiga turnamen, pebulutangkis Indonesia akan dihadapkan pada kualifikasi Olimpiade yang dibuka kembali pada Maret mendatang. Setelah sebelumnya poin dibekukan imbas pandemi Corona.

Merujuk jadwal BWF (jika tak ada perubahan), ada delapan dari sembilan turnamen, merupakan ajang untuk pengumpulan poin road to Tokyo, pada bulan depan. Adapun satu turnamen yang tidak termasuk ialah All England 2021.

Sementara itu, Swiss Open akan menjadi laga pertama kualifikasi. Turnamen BWF World Tour Super 300 itu akan berlangsung 2-7 Maret di Basel, disusul German Open pada 9-14 Maret dengan level yang sama.

Sedangkan sisanya merupakan kategori international series (56 Portuguese International Championship dan Li Ning Czech Open), super 100 (Orleans Masters), dan international challenge (Polish Open dan Yonex Sunrises Vietnam International Challenge) dan future series (XXI Giraldilla).

Kabidbinpres PBSI, Rionny Mainaky, mengatakan perlu menyiapkan strategi khusus untuk mempersiapkan atletnya. Apalagi jadwal pertandingan mepet satu dengan yang lain.

"Kalau untuk Olimpiade, memang harus benar-benar dipersiapkan. Apalagi banyak kejuaraan yang berdekatan, memang ada yang masuk poin Olimpiade ada yang tidak," kata Rionny dalam rilis PBSI.

"Tapi untuk pemain-pemain yang akan ikut Olimpiade, nanti saya dengan pelatih-pelatih mungkin akan berikan latihan khusus tersendiri," dia menjelaskan.

Indonesia menilik laman BWF per tanggal 28 April 2020 (minggu ke-18) telah menempatkan beberapa wakilnya di top delapan hingga 16 race to Tokyo-BWF Olympic Qualification.

Tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting (4) dan Jonatan Christie (7). Tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung di peringkat 15, ganda putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo (1), Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan (2), ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu (7), dan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti (4), dan Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja (8). Bisa kirim berapa atlet ke Olimpiade, PBSI?

Lihat juga video: PBSI Evaluasi Hasil Thailand Open hingga BWF World Tour Finals

[Gambas:Video 20detik]



(mcy/cas)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com