Kualifikasi Piala Uber 2006
Atasi Taiwan, Indonesia Gagal ke Final
Sabtu, 18 Feb 2006 00:02 WIB
Jakarta - Walau meraih kemenangan 3-2 atas Taiwan di pertandingan terakhir, tim Piala Uber Indonesia gagal melaju ke putaran final yang akan digelar di Jepang. Inilah kegagalan pertama Indonesia masuk putaran final dalam kurun 47 tahun terakhir.Dari empat pertandingan yang sudah dilakoni, Indonesia total meraih skor 2-2. Dua kemenangan yang diraih datang saat mengandaskan Iran dan Taiwan, sementara dua kekalahan diterima saat melawan Korea Selatan dan Malaysia. Sedangkan dua negara yang lolos dari grup Y adalah Korea Selatan dan Malaysia. Korea Selatan meraih nilai sempurna dengan tidak terkalahkan di empat pertandingannya. Sementara Malaysia-- kalah 1-4 dipertandingan terakhir atas Korea Selatan-- sebenarnya meraih nilai sama dengan Indonesia yakni dengan skor 2-2. Namun secara agregat dan head to head Indonesia harus kalah dari negara jiran itu.Secara keseluruhan dari lima negara yang menghuni grup Y, Indonesia duduk di peringkat empat, dan hanya lebih baik dari Iran. Posisi satu sampai tiga berturut-turut ditempati Korea Selatan, Malaysia dan Taiwan.Dalam pertandingan yang digelar di Jaipur, India, Jumat (17/2/2006), Indonesia langsung merebut game pertama setelah nomor tunggal putri Fransisca Ratnasari berhasil mengatasi Shao Chieh Cheng lewat pertarungan tiga set 16-21, 21-17 dan 21-16.Adriyanti Firdasari memperbesar keunggulan Indonesia menjadi 2-0. Diturunkan sebagai tugal kedua Adriyanti menang dua set langsung 21-16 dan 21-14 atas Chia Hsin Huang. Unggul 2-0 Indonesia gagal menutup pertandingan setelah justru harus kehilangan dua game berikutnya. Wiwis Meilyana kalah dari Yu Chin Chien 14-21 dan 14-21 di game ketiga, sedangkan pasangan Jo Novita/Greysa Polii tunduk 18-21 dan 21-23 atas Yu Chin Chien/Wen Hsing Cheng.Kemenangan Indonesia baru dipastikan setelah pasangan Lilyana Natsir/Lita Nurlita menang dua set langsung 21-17 dan 21-17 atas ganda Taiwan Chia Ci Cou/Shoa Chieh Cheng.Hasil ini mengulangi kegagalan terakhir tim Indonesia di tahun 1957. Tapi hasil tahun ini jelas lebih memalukan, pasalnya saat gagal 47 tahun silam, Indonesia masih berstatus pendatang baru dan belum pernah merasakan berlaga di kejuaraan bulutangkis beregu putri itu. (din/)











































