Baghdatis Tangguhkan Wajib Militer

Baghdatis Tangguhkan Wajib Militer

- Sport
Sabtu, 18 Feb 2006 22:40 WIB
Baghdatis Tangguhkan Wajib Militer
Jakarta - Marcos Baghdatis masih menikmati berkah menjadi finalis Australia Open. Pasalnya, petenis Siprus ini diberi kelonggaran hingga 12 tahun untuk masuk wajib militer. Petenis berusia 20 tahun ini diberikan kesempatan untuk melanjutkan karir di dunia tenis sebelum bergabung dengan militer saat usia 32 tahun. Tentu saja Baghdatis memiliki waktu lebih banyak berkonsentrasi di tenis. Di Siprus seorang pria memang diwajibkan untuk memperkuat angkatan darat negara tersebut selama 25 bulan. Meski demikian penangguhan wajib militer tersebut bukanlah karena permintaan Baghdatis. "Marcos Baghdatis sendiri tidak pernah meminta pembebasan, namun justru sebaliknya," ungkap Menteri Muda Urusan Kepresidenan Siprus Christodoulos Pashardis sepertui dilansir Sporting Life. Baghdatis saat ini berada di peringkat ke-27 rangking dunia setelah mencapai babak final di Melbourne. Saat itu Baghdatis harus menyerah dari petenis No.1 dunia Roger Federer. Foto: Marcos Baghdatis (smh). (key/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads