detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Kamis, 18 Mar 2021 15:45 WIB

'Smes' Hariyanto Arbi Saat Bahas Nasib Tim Indonesia di All England 2021

Tim detikcom - detikSport
Hariyanto Arbi Hariyanto Arbi ikut angkat bicara mengenai nasib tim bulutangkis Indonesia di All England 2021. (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Legenda bulutangkis Indonesia Hariyanto Arbi ikut angkat bicara atas perlakukan terhadap tim bulutangkis 'Merah Putih' di All England 2021. Ia menyebut tim All England Indonesia terindikasi mengalami diskriminasi.

Dalam kariernya, mantan tunggal putra andalan itu pernah dua kali menggondol gelar juara All England. Dari tiga kali masuk final, Hariyanto Arbi dua kali menggondol gelar juara secara beruntun pada 1993 dan 1994. Pada saat menjuarai All England, sosok yang punya julukan 'Smes 100 Watt' tersebut menjalani All Indonesia Final yakni lawan Joko Suprianto (1993) dan Ardy Wiranata (1994).

Kini Hariyanto Arbi, yang aktif di dunia politik bersama Partai Solidaritas Indonesia (PSI), ikut angkat bicara setelah Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) mencoret seluruh wakil Indonesia di All England 2021, menyusul ditemukannya kasus positif COVID-19 pada salah seorang penumpang yang satu penerbangan dengan tim Indonesia. Ia melontarkan kritik keras, sekeras smesnya dulu di lapangan bulutangkis!

"Sebelum penerbangan, semua anggota kontingen indonesia telah dinyatakan negatif. Selanjutnya mereka juga dites ulang saat tiba di hotel. Tapi mengapa pemain kita tidak boleh bermain sementara pemain beberapa negara lain diizinkan meski pernah dinyatakan positif? Juga ada pemain Turki yang satu pesawat dengan pemain kita dan dizinkan bermain," ujar Hariyanto Arbi, dalam kapasitasnya sebagai Juru Bicara DPP PSI, lewat keterangan tertulis.

Selain itu, Hariyanto Arbi juga menyoroti keanehan lain lantaran tunggal putri Turki, Neslihan Yigit, yang satu pesawat dengan tim bulutangkis Indonesia, tetap diperbolehkan bermain di All England 2021.

"Kasus 7 atlet negara lain dan Neslihan Yigit mengindikasikan ada perlakuan diskriminatif. Atlet kita sudah dinyatakan negatif usai tes di hotel. Lalu, kenapa mereka dilarang berlaga. Sekali lagi, ada keadilan yang dilanggar di sini. Ini sangat tidak sesuai dengan semangat sportivitas yang dijunjung tinggi di dunia olah raga," tutur Hariyanto Arbi mengenai nasib tim bulutangkis Indonesia di All England 2021.

Simak video 'Ketua Komisi X DPR Minta BWF Sanksi Penyelenggara All England 2021':

[Gambas:Video 20detik]



(krs/cas)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com