Rafael Nadal Lebih Suka Olimpiade Ditunda Lagi

Rifqi Ardita Widianto - Sport
Senin, 17 Mei 2021 00:08 WIB
ROME, ITALY - MAY 15: Rafael Nadal of Spain waves to the crowd as he walks out on to the court before his semi-final match with Reilly Opelka of USA on Day Eight of the Internazionali BNL DItalia 2021 at Foro Italico on May 15, 2021 in Rome, Italy. (Photo by Clive Brunskill/Getty Images)
Rafael Nadal berharap Olimpiade 2020 ditunda setahun lagi. (Foto: Getty Images/Clive Brunskill)
Jakarta -

Kelanjutan Olimpiade 2020 Tokyo dalam tanda tanya menyusul protes dari warga Jepang. Petenis top Rafael Nadal mengaku lebih suka ajang ini ditunda setahun lagi.

Olimpiade 2020 Tokyo sudah mengalami penundaan setahun akibat pandemi COVID-19. Ajang olahraga multicabang itu dijadwalkan akan digelar pada 23 Juli-8 Agustus mendatang di ibukota Jepang.

Namun sekitar dua bulan menuju gelaran tersebut, penolakan muncul dari masyarakat Jepang karena kasus COVID-19 yang meningkat. Hingga Jumat (14/5/2021) kemarin, sudah ada lebih dari 350 ribu orang menandatangani petisi untuk membatalkan Olimpiade Tokyo.

Petenis peringkat 3 dunia, Rafael Nadal, mengaku lebih setuju Olimpiade kembali ditunda setahun. Dengan penundaan tersebut, ia berharap vaksinasi sudah mencakup mayoritas penduduk dunia dan ajang bisa digelar dengan penonton.

"Saya tak bisa bilang apakah Olimpiade harus digelar atau tidak. Apa yang harus dilakukan akan dilakukan. Keputusan-keputusan telah dibuat, memprioritaskan kesehatan para atlet dan masyarat," ungkapnya dikutip Marca.

"Dalam level romantis, saya akan memilih untuk menunggu setahun lagi karena mayoritas populasi bakal sudah divaksin. Ajang olahraga terbesar di dunia tanpa audiens itu tidak sama rasanya," imbuh Rafael Nadal.

Japang sejauh ini tercatat melaporkan hampir 700 ribu kasus COVID-19, dengan 11,463 di antaranya meninggal dunia.

Tonton juga Video: Melihat Pawai Obor Olimpiade Tokyo 2021 di Tengah Pandemi

[Gambas:Video 20detik]



(raw/pur)