Depresi, Naomi Osaka Mundur dari Prancis Terbuka

Mohammad Resha Pratama - Sport
Selasa, 01 Jun 2021 14:10 WIB
PARIS, FRANCE - MAY 30: Naomi Osaka of Japan celebrates in her First Round match against Patricia Maria Tig of Romania during Day One of the 2021 French Open at Roland Garros on May 30, 2021 in Paris, France. (Photo by Julian Finney/Getty Images)
Naomi Osaka mundur dari Prancis Terbuka 2021 (Getty Images/Julian Finney)
Paris -

Naomi Osaka terganggu mentalnya karena tekanan media. Alhasil, petenis Jepang itu mengundurkan diri dari Prancis Terbuka 2021.

Osaka sejatinya sudah mengalami depresi sejak keberhasilannya menjuarai AS Terbuka 2018. Dia jadi petenis Asia pertama yang meraih Grand Slam.

Setelah itu, Osaka mampu meraih dua titel Australia Terbuka dan satu lagi AS Terbuka. Tapi, dalam perjalanannya itu, Osaka ternyata tidak nyaman dengan kehidupannya sebagai petenis top.

Puncaknya adalah di Prancis Terbuka 2021. Osaka menolak berbicara kepada media usai pertandingan menghadapi Patricia Maria Tig (Rumania) di babak pertama.

Hal ini membuat Osaka didenda 15 ribu dolar AS dan akan didiskualifikasi jika melakukan serupa. Dia melakukan itu untuk meningkatkan kesadaran panitia akan kesehatan mental para pemain.

Tapi, panitia Prancis Terbuka bersikukuh dengan aturan yang ada dan Osaka akhirnya memutuskan mengundurkan diri per Senin (31/5/2021) malam waktu setempat.

Osaka butuh waktu untuk menenangkan diri dari segala macam problem yang dihadapi dalam hidupnya, terutama dalam kariernya di lapangan tenis.



"Menurut saya, hal terbaik untuk turnamen ini (Prancis Open), untuk para petenis lain, dan tentunya saya sendiri adalah mundur dari turnamen ini. Sehingga semua orang bisa kembali fokus bermain tenis," kata Osaka di akun twitternya, Selasa (1/6/2021).

"Saya tak pernah menginginkan menjadi gangguan dan saya menerima bahwa waktunya tak tepat serta seharusnya saya menyatakan semuanya lebih jelas lagi. Sejujurnya, saya sudah merasa depresi yang panjang sejak As Terbuka 2018 dan saya kesulitan sejak saat itu," tambahnya.

"Semua yang mengenal saya tahu bahwa saya adalah seorang introvert. Jika diperhatikan baik-baik, sebenarnya saya selalu memakai headphones saat di turnamen itu membantu saya meredam rasa kecemasan saya."

"Sebenarnya konferensi pers di dunia tenis selalu baik kepada saya. Hanya saja saya bukanlah orang yang sering berbicara di depan banyak orang. Saya selalu merasa cemas yang luar biasa ketika akan berbicara di konferensi pers."

Mundurnya Osaka yang merupakan unggulan kedua ini disesali panitia Prancis Terbuka. Mereka berharap Osaka segera membaik kondisinya.

"Kami turut berduka dan sedih untuk Naomi Osaka. Hasil dari mundurnya Naomi dari Roland Garros sangat disayangkan," kata Presiden Federasi Tenis Prancis Gilles Moretton seperti dikutip dari AFP.

Simak juga video 'Daftar Sementara Atlet RI yang Bakal Berjuang di Olimpiade Tokyo':

[Gambas:Video 20detik]



(mrp/adp)