Federer Tampil di Olimpiade Tokyo atau Tidak, Semua Tergantung Ini

Novitasari Dewi Salusi - Sport
Minggu, 27 Jun 2021 17:30 WIB
HALLE, GERMANY - JUNE 14: Roger Federer of Switzerland warms up prior to his match against Ilya Ivashka of Belarus during day 3 of the Noventi Open at OWL-Arena on June 14, 2021 in Halle, Germany. (Photo by Thomas F. Starke/Getty Images)
Roger Federer akan memutuskan tampil di Olimpiade Tokyo atau tidak setelah Wimbledon (Foto: Getty Images/Thomas F. Starke)
London -

Roger Federer masih menyimpan keinginan untuk tampil di Olimpiade Tokyo. Meski demikian, Federer baru akan mengambil keputusan setelah Wimbledon.

Federer akan tampil di Wimbledon 2021 yang dijadwalkan digelar pada 28 Juni sampai 11 Juli. Petenis berusia 39 tahun itu ditempatkan sebagai unggulan keenam dan akan menghadapi Adrian Mannarino di babak pertama.

Penampilan di grand slam lapangan rumput itu diakui Federer akan menentukan rencananya dalam beberapa bulan ke depan, termasuk Olimpiade Toyko. Federer akan mengambil keputusan untuk memperkuat Swiss di Olimpiade atau tidak setelah menganalisis performanya di Wimbledon.

"Bersama tim kami memutuskan akan menilai situasinya setelah Wimbledon karena kalau saya main sangat bagus di sini atau jelek banget, saya kira itu akan berdampak ke bagaimana nanti di musim panas," ujar Federer seperti dilansir Eurosport.

"Tapi saya kira sekarang kami memutuskan untuk melewati Wimbledon dulu, duduk sebagai tim, dan kemudian memutuskan ke mana langkah selanjutnya."

"Saya sih maunya bisa memberi tahu lebih banyak. Dalam beberapa tahun sebelumnya jelas lebih mudah. Saat ini segalanya tidak sesederhana masa lalu."

"Mengingat umur, Anda harus lebih selektif. Anda tidak bisa memainkan semuanya. Saya akan tahu beberapa pekan lagi," kata Federer.

Sebelumnya, Rafael Nadal sudah menyatakan mundur dari Wimbledon dan Olimpiade Tokyo setelah berkompetisi di Prancis Terbuka pada pertengahan Juni lalu. Kondisi fisik jadi alasan utama petenis asal Spanyol itu.

Roger Federer meraih medali perak di nomor tunggal di Olimpiade London 2012 sebelum absen di Olimpiade Rio 2016 karena cedera. Dia juga pernah meraih medali emas di nomor ganda putra bersama Stan Wawrinka di Olimpiade Beijing 2008.

Lihat juga video 'Kesiapan Jepang 2 Bulan Jelang Pembukaan Olimpiade Tokyo':

[Gambas:Video 20detik]



(nds/aff)