Menang Mudah, Gregoria Sempat Tegang Tampil di Laga Perdana Olimpiade

Mercy Raya - Sport
Minggu, 25 Jul 2021 10:11 WIB
Indonesias Gregoria Mariska Tunjung hits a shot to Myanmars Thet Htar Thuzar in their womens singles badminton group stage match during the Tokyo 2020 Olympic Games at the Musashino Forest Sports Plaza in Tokyo on July 25, 2021. (Photo by Pedro PARDO / AFP)
Menang Mudah, Gregoria Sempat Tegang Tampil di Laga Perdana Olimpiade (AFP)
Jakarta -

Tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, sempat merasakan ketegangan di laga penyisihan grup M Olimpiade Tokyo 2020. Hal itu dirasakannya karena semua serba perdana.

Gregoria menjadi pembuka cabang bulutangkis di hari kedua Olimpiade 2020. Ia merengkuh kemenangan pertamanya saat menghadapi Thet Htar Thuzar (Myanmar) yang berlangsung di Musashino Forest Sports Plaza, Minggu (25/7/2021). Ia menang dengan skor 21-11, 21-8.

Seusai pertandingan, Gregoria mengaku merasakan ketegangan karena Olimpiade kali ini merupakan turnamen terbesar pertama yang ia ikuti. Selain itu, Gregoria menyebut faktor hasil-hasil kurang sip turnamen sebelumnya turut memengaruhi perfomanya.

"Pertandingan pertama hari ini saya masih lumayan tegang karena ini turnamen terbesar yang pernah saya ikuti. Juga karena di beberapa turnamen sebelumnya hasil saya kurang bagus. Jadi saya ingin sekali untuk bisa mendapatkan hasil yang sesuai dengan apa yang saya inginkan," kata Gregoria dalam rilis KOI.

"Tadi masih terasa sekali tegangnya. Bahkan tangan masih lumayan kaki. Tapi Puji Tuhan di pertengahan game 1 dan di game 2 sudah bisa tenang," tambahnya.

Meski begitu, Gregoria Mariska beruntung bisa mengatasi rasa gugup yang sejatinya juga dirasakan sejak bulan-bulan menuju Olimpiade Tokyo ini.

"Begitu sampai di sini hanya memikirkan main saja. Tapi tegangnya sudah dari bulan-bulan sebelumnya karena memikirkan persiapan dan lain-lain," tuturnya.

Gregoria dijadwalkan akan kembali bermain melawan Lianne Tan (Belgia) pada Rabu (28/7). Ia akan menyiapkan mental.

"Sekarang sudah lumayan enak, sudah ketemu (pola mainnya). Kalau ada jeda biasanya seperti mulai dari awal lagi, jadi dalam dua hari ini saya mau lebih mempersiapkan semua bukan hanya teknik tapi juga mental harus disiapkan. Tidak dipungkiri saya masih sedikit merasa tegang," tegas pebulutangkis berusia 21 tahun ini.

(mcy/aff)