Federer Manfaatkan Juga Instant Replay
Minggu, 26 Mar 2006 12:44 WIB
Jakarta - Penggunaan rekaman kamera pada pertandingan tenis profesional dikritik Roger Federer. Namun pada saatnya pemain nomor satu dunia itu memanfaatkannya pula.Ketika bertarung melawan Arnaud Clement di babak kedua turnamen NASDAQ-100 Open, Sabtu (25/3/2006), bintang Swiss itu dua kali mengunakan fasilitas teknologi HawkEye itu untuk mengetahui apakah bola masuk atau keluar.Dua kali instant replay itu dipakai, yang salah satunya menguntungkan Federer. Namun teknologi itu sempat macet sehingga menunda pertandingan sekitar satu menit."Tentu saja ini adalah sesuatu yang tidak bisa diterima kami, pemain, karena seperti bermain dengan pikiran (mind)," ujar Federer, yang sebelumnya menyebut aturan tersebut merupakan upaya 'buang-buang duit saja'."Kita punya umpire dan penjaga garis untuk menentukan skor dan melihat kesalahan," tambahnya. "Tapi aku netral dan ingin melihat bagaimana hasilnya. Beri waktu saja, kurasa."Sistem yang baru pertama kali diujicobakan di turnamen Key Biscayne, Miami, itu sudah dimanfaatkan pemain sebanyak 56 kali. Namun HawkEye hanya bisa dipakai untuk pertandingan yang di lapangan stadion. Pada pertandingan itu sendiri Federer keluar sebagai pemenang setelah mendapat perlawanan cukup alot dari Clement, terutama di set kedua, saat ia kalah dengan tie break -- kekalahan pertama dari sembilan tie break yang telah dilakoninya tahun ini.Federer memenangi partai ini dengan skor 6-2 6-7 (4) 6-0, yang membuatnya menyamai rekor kemenangan 19 kali berturut-turut di pertandingan turnamen seri Masters yang sebelumnya dipegang Pete Sampras di tahun 1994.Di babak berikutnya Federer akan berjumpa salah satu pemain yang cukup sering merepotkan dirinya, Tommy Haas. (a2s/)











































