Instant Replay Mulai Diterima

Instant Replay Mulai Diterima

- Sport
Selasa, 04 Apr 2006 11:40 WIB
Instant Replay Mulai Diterima
Miami - Pada awalnya penggunaan instant replay menuai kecaman dari para petenis. Tetapi kini teknologi itu telah menunjukkan manfaatnya dan mulai diterima. Di turnamen Nasdaq-100 yang berakhir dua hari lalu, instant replay dipergunakan untuk pertama kali pada turnamen ATP dan WTA. Dan ternyata penggunaan teknologi itu sangat bermanfaat untuk meredakan keraguan para petenis terhadap perangkat pertandingan. Terbukti banyak call dari linesman yang ternyata betul. Dan lebih banyak petenis yang keliru saat memperdebatkan soal keputusan yang bermasalah.Menurut data penyelenggara yang dilansir oleh AP, Selasa (4/4/2006), ada 161 kali petenis menggunakan tayangan ulang untuk memperdebatkan keputusan linesman di Nasdaq-100. Artinya cukup banyak petenis menggunakan penggunaan teknologi itu. Masih menurut data penggunaan instant replay lebih banyak di kelompok putra, yakni 84 kali, sementara putri menggunakan sebanyak 77 kali. Yang menarik hanya 53 dari 161 (33 persen) keputusan yang diperdebatkan tersebut membuahkan perubahan hasil. Artinya lebih dari separuh penilaian linesman benar adanya. Dari data itu hanya 27 dari 77 (27 persen) keputusan di kelompok putri yang akhirnya berubah, sementara di putra lebih banyak, yakni 32 dari 84 keputusan (38 persen). Menurut data tersebut petenis putri asal Rusia, Maria Sharapova tercatat sebagai petenis yang selalu 'merugi'. Dari 11 kali permintaan lewat instant replay, tidak sekalipun dia terbantu oleh teknologi itu. "Itu menyedihkan sekali. Tetapi saya akan terus mencoba," komentar Sharapova soal 'kesialannya' itu. Sementara dari kelompok putra ada nama petenis Inggris Tim Henman. Hampir serupa dengan Sharapova, dari 6 kali permintaan menggunakan tayang ulang tidak ada satu pun yang akhirnya mengubah keputusan umpire. "Kalau ada suatu saat di mana anda merasa tidak yakin lalu anda bertanya pada seseorang dan anda mendapati kalau anda salah, maka anda akan tampak seperti idiot," kata Henman. "Tapi anda sudah pasti akan jalan terus dan mengacuhkan perasaan itu. Jadi saya pikir itu merupakan teknologi yang bermanfaat buat banyak pemain," tukasnya. Setelah penggunaan teknologi ini mendapatkan sambutan yang cukup baik, Asosiasi Tenis AS (USTA) tampaknya akan terus menggunakannya. Menurut rencana turnamen berikut akan ada dua turnamen lagi yang menggunakan teknologi ini dan satu turnamen Grand Slam AS Terbuka. Foto: Sharapova. 'Tidak terbantu' teknologi instant replay di Nasdaq-100 (ist) (mel/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads