Inggris Mundur dari Piala Thomas 2020

Mercy Raya - Sport
Selasa, 05 Okt 2021 12:50 WIB
BIRMINGHAM, ENGLAND - MARCH 10: A shuttlecock is seen on the court in between games during Day 6 of the Yonex All England Badminton Open at NIA Arena on March 10, 2013 in Birmingham, England. (Photo by Ben Hoskins/Getty Images)
Foto: Ben Hoskins/Getty Images
Jakarta -

Tim putra Inggris dipastikan tidak akan berlaga di Piala Thomas tanggal 9 Oktober mendatang. Keputusan tersebut diambil karena tiga pemain andalannya cedera.

Usai kejuaraan beregu campuran Piala Sudirman sukses digelar, bulutangkis dunia kini dihadapkan pada kejuaraan beregu lainnya. Kali ini Thomas dan Uber Cup 2020.

Ajang beregu putra dan putri itu akan dihelat di Aarhus, Denmark, mulai 9 sampai 17 Oktober. Sayangnya, jelang bergulirnya event beregu tersebut salah satu tim menyatakan mundur dari Piala Thomas 2020. Mereka adalah kontingen bulutangkis Inggris.

"Hari ini Badminton Inggris mengumumkan penarikan tim yang berlaga di Piala Thomas di Denmark pada akhir pekan ini karena tiga dari empat pemain tunggal andalan mengalami cedera," tulis Badminton Inggris dalam laman badmintonengland.co.uk tanpa menjelaskan siapa saja atletnya.

Sejauh ini, atlet terbaik Inggris yang masuk dalam jajaran top 100 pemain terbaik Badminton World Federation (BWF) ialah Toby Penty. Ia kini menempati ranking 51 BWF.

Badminton England tak yakin bisa bersaing dengan tim-tim peringkat atas karena kondisi pada pemainnya

"Dengan kondisi ini maka tim bulutangkis Inggris tidak dapat menurunkan tim yang kompetitif. Makanya, kami harus mengambil keputusan sulit untuk mundur dari turnamen ini."

Mundurnya Inggris dari Piala Thomas membuat Grup D hanya diisi tiga tim, yaitu Jepang, Malaysia, dan Kanada.

Pada edisi sebelumnya, Inggris tidak tampil di Piala Thomas 2018. Sementara pada 2016, mereka hanya mencapai babak penyisihan. Tim Negeri Ratu Elizabeth itu tersingkir setelah menempati peringkat tiga klasemen Grup C.

Mereka hanya mencatat satu kemenangan atas Jerman dan dua kekalahan dari Korea Selatan dan Malaysia.

(mcy/krs)