Ribka/Fadia Harus Dimatangkan agar Tak Melulu Andalkan Greysia/Apriyani

Mercy Raya - Sport
Sabtu, 09 Okt 2021 18:29 WIB
Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto di Kejuaraan Bulutangkis Beregu Asia 2020.
Ribka Sugiarto/Siti Fadia Silva Ramadhanti di Kejuaraan Bulutangkis Beregu Asia 2020. (Foto: Dok. PBSI)
Jakarta -

Penampilan ganda putri Ribka Sugiarto/Siti Fadia Silva Ramadhanti yang sukses menyumbang poin bagi Indonesia di Piala Uber 2020 mendapat pujian dari pelatihnya, Eng Hian.

Ribka/Fadia berhasil menambah poin buat Indonesia menjadi 4-0 saat menghadapi Jerman pada penyisihan Grup A. Ganda kedua tim Indonesia ini menang meyakinkan atas Annabella Jaeger/Leona Michalski dengan skor 21-9, 21-8 dalam durasi 30 menit.

Tampil saat posisi Merah-Putih sudah unggul 3-0 atas Jerman, Ribka/Fadia bermain lebih nyaman dan mampu mengeluarkan seluruh permainan terbaiknya.

"Kami menang karena dari awal kami sudah in. Kami sudah langsung menemukan pola permainan yang ingin kami kembangkan. Semuanya berjalan lancar. Bersyukur bisa menang dan menyumbangkan angka kemenangan bagi Indonesia," kata Ribka dalam rilis PBSI.

Di mata kepala pelatih ganda putri Eng Hian, kemenangan mudah ini terjadi karena kualitas Annabella/Leona memang satu kelas di bawah anak didiknya. Di sisi lain Eng Hian tetap menilai anak didiknya sudah jauh lebih berkembang.

"Tapi Ribka/Fadia tetap harus dimatangkan terus, karena tidak mungkin selamanya kita akan terus mengandalkan Greysia Polii/Apriyani Rahayu. Ini juga salah satu ujian bagi Ribka/Fadia," kata pelatih yang karib disapa Koh Didi ini.

Sementara itu, Greysia mengapresiasi penampilan rekan-rekannya yang lebih muda dalam tim Piala Uber Indonesia kali ini. Gregoria Mariska dkk disebut mampu bermain lepas, nothing to lose, dan kompak.

"Karenanya, saya pun begitu percaya dengan tim, percaya dengan diri sendiri, dan percaya partner juga dengan tim ofisial. Sebagai satu tim, Indonesia bisa selalu kompak dan semangat membela Indonesia" tutur Greysia

Greysia/Apriyani sebelumnya telah lebih dulu menyumbangkan poin untuk Indonesia pada laga kedua, sekaligus membawa keunggulan Indonesia menjadi 2-0.

Pasangan peraih emas Olimpiade Tokyo ini bermain optimal saat mengalahkan Stine Kuspert/Emma Moszczynski dengan 21-16, 21-17.

(mcy/krs)