Indonesia Rontok di Piala Uber, Greysia Polii: Tahun Depan Coba Lagi

Mercy Raya - Sport
Jumat, 15 Okt 2021 11:40 WIB
Aarhus -

Tim Indonesia terhenti di perempatfinal Piala Uber 2020. Kapten tim Greysia Polii legawa menerima kekalahan, tahun depan dicoba lagi.

Dalam pertandingan yang dihelat di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Jumat (15/10) dini hari, Indonesia sejatinya sukses mengimbangi Thailand 2-2 lewat perjuangan Ribka Sugiarto/Siti Fadia Silva Ramadhanti. Ganda kedua ini mampu mengatasi permainan Puttita Supajirakul/Sapsiree Taerattanachai, dengan skor 21-19, 15-21, 21-15.

Namun, kegagalan Ester Nurumi Tri Wardoyo tampil di partai penentu melawan Pithayaporn Chaiwan, membuat Indonesia kalah 2-3 melawan Negeri Gajah Putih. Ester menyerah usai bermain dua gim dengan skor 23-25, 8-21.

Kendati gagal, anggota tim Uber Indonesia yang tidak bertanding tetap memberikan dukungan kepada Ester. Dari bangku penonton, Greysia Polii dkk terus memberikan sokongan semangat. Mereka bertepuk tangan untuk perjuangan Ester.

"Tidak mengapa gagal kali ini. Terus semangat untuk tahun mendatang," kata Greysia dalam rilis PBSI.

Ester sendiri menyebut lega karena tetap mendapat dukungan teman-temannya, walaupun kecewa karena tak mampu mengantarkan tim Uber Indonesia ke semifinal.

"Saya lega dan rasanya bisa lebih tenang karena dukungan teman-teman," Ester mengungkapkan.

"Kecewa juga saya karena kalah dan tidak bisa menang di partai penentuan. Saya mohon maaf atas kekalahan saya," ujarnya.

Menurut Ester, penyebab kekalahannya karena dia kurang tenang. Padahal di gim pertama, Ester sempat memimpin perolehan angka di posisi setting.

"Karena buru-buru, saya jadi kurang tenang. Maunya ingin cepat-cepat mematikan permainan lawan. Akhirnya malah membuat kesalahan. Beberapa kali permainan netting saya tak sampai," kata Ester.

Pelatih tunggal putri Herli Djaenudin menyebut kegagalan Ester di partai penentuan karena kurangnya jam terbang. Menurutnya, Ester masih belum matang karena memang pengalaman pertandingan internasionalnya terbatas, sudah begitu ia debutan di Piala Uber.

"Semua juga karena jam terbang Ester yang minim. Jadi belum memiliki pengalaman yang banyak untuk menghadapi di poin-poin kritis," sebut Herli.

Kegagalan Indonesia melaju ke empat besar kali ini menyamai hasil Piala Uber pada edisi sebelumnya. Saat itu, Merah Putih juga dihentikan Thailand dengan skor 2-3 di perempatfinal.

Piala Uber akan digelar lagi tahun depan. Thailand yang akan menggelar ajang ini di Bangkok.

(mcy/cas)