Final Piala Thomas Indonesia Vs China: Mengapa Marcus Tidak Main?

Mercy Raya - Sport
Minggu, 17 Okt 2021 15:45 WIB
Kevin/Marcus
Final Piala Thomas Indonesia Vs China: Mengapa Marcus Tidak Main? (Foto: Badminton Photo)
Jakarta -

Pelatih ganda putra Herry Iman Pierngadi punya alasan khusus memasangkan Kevin Sanjaya Sukamuljo dengan Daniel Marthin di final Piala Thomas 2020. Apa katanya?

Indonesia akan berhadapan dengan China di partai puncak kejuaraan beregu putra di Ceres Arena, Aarhus, Minggu (17/10/2021). Menuju itu, PBSI menurunkan komposisi pemain yang tak jauh berbeda dengan saat menghadapi Denmark.

Perubahan hanya terjadi pada pasangan Kevin Sanjaya. Ganda nomor satu dunia itu diduetkan dengan pemain muda, Daniel Marthin. Ganda anyar ini dipilih Herry untuk ditampilkan sebagai ganda kedua. Sedangkan ganda pertama dipercayakan kepada Fajar Alfian/Rian Ardianto.

Herry mengatakan pertimbangan ia memilih Daniel sebagai pasangan Kevin lantaran kondisi Marcus Fernaldi Gideon yang tak bugar.

"Kondisi Marcus sudah capek berat. Waktu 24 jam istirahat tidak cukup recovery-nya. Tenaganya sudah habis. Ibarat mobil, tangki bahan bakarnya mungkin cuma isi setengah. Tidak cukup untuk main final yang menuntut kesiapan stamina yang penuh. Selain itu kakinya juga sudah kurang cepat," tutur Herry dalam rilis PBSI.

Karena alasan itu, Marcus diistirahatkan. Sebagai opsinya, Kevin dipasangkan dengan Daniel. Sebelumnya, Daniel juga sempat dipasangkan dengan Mohammad Ahsan ketika melawan Taiwan di penyisihan grup.

Herry menambahkan dari sisi permainan Kevin/Daniel sangat cocok. Kevin sebagai playmaker dan Daniel sebagai tukang gebuk dari sisi belakang. "Kevin/Daniel juga cocok dari pola permainan. Apalagi saat mendampingi Ahsan melawan Thailand, Daniel juga main bagus," sebut Herry.

Begitupun dengan Fajar/Rian yang dinilai siap untuk dimainkan sebagai ganda pertama. "Saya tanya, mereka bilang siap sebagai ganda pertama," ujar Herry.

(mcy/aff)