Final Piala Thomas: Anthony Menang, Indonesia 1-0 China

Adhi Prasetya - Sport
Minggu, 17 Okt 2021 19:34 WIB
Anthony Ginting di Piala Thomas 2020
Anthony menang di laga perdana. Foto: Badminton Photo/Yohan Nonotte
Aarhus -

Indonesia memenangi laga pertama final Piala Thomas 2020 menghadapi China. Anthony Sinisuka Ginting yang turun di laga pertama sukses mengalahkan Lu Guang Zu lewat pertarungan 77 menit dengan skor 18-21, 21-14, 21-16 .

Bermain di Ceres Arena, Minggu (17/10/2021), kejar-kejaran skor terjadi. Saat skor imbang 2-2, satu smash dari Lu gagal dikembalikan oleh Anthony, mengubah skor menjadi 3-2.

Pukulan Anthony yang terlalu jauh meninggalkan lapangan permainan membuatnya tertinggal dua poin menjadi 2-4. Namun kesalahan serupa dilakukan oleh Lu, membuat skor kembali rapat, 3-4.

Lu kembali menjauh dengan unggul 5-3 lewat smash menyilang yang tak bisa diantisipasi Anthony. Namun setelahnya dua kali pukulan Lu membentur net, membuat skor sama kuat, 5-5.

Lu menebusnya dengan menambah dua poin beruntun menjadi 7-5. Namun Anthony terus menipiskan jarak. Dengan satu smash menyilang yang masuk, skor menjadi 6-7.

Satu pengembalian yang membentur net dari Anthony mengubah skor menjadi 6-8. Putra kebanggaan Cimahi itu lalu melakukan smash yang mengecoh Lu, menipiskan jarak kembali menjadi 7-8.

Kesalahan sendiri tampak belum bisa hilang dari Anthony. Pukulannya melebar, membuat Lu unggul 9-7. Smash keras Lu yang gagal dikembalikan sempurna oleh Anthony membuat skor menjauh, 10-7.

Satu drop shot cantik dari Anthony mengecoh Lu, membuat skor menjadi 8-10. Tapi netting yang gagal dari Anthony menutup interval dengan skor 11-8 untuk Lu.

Anthony ngebut merebut dua poin selepas interval, mengubah skor menjadi 10-11. Tetapi dua pengembalian beruntun yang melebar dari Anthony lagi-lagi memberi poin untuk Lu, 13-10.

Ginting mencoba bangkit. Tiga smash beruntun berhasil dilakukan Anthony tanpa bisa diantisipasi Lu, skor menjadi 13-13. Tapi lagi-lagi, pukulan melebar dari Anthony memberi keunggulan untuk Lu, 14-13.

Anthony terburu-buru dalam mengembalikan pukulan dan akhirnya membentur net, membuat skor menjadi 13-15. Anthony menebusnya dengan dua poin beruntun, menyamakan skor lagi menjadi 15-15.

Satu smash dan satu lucky shot dari Lu membuatnya unggul lagi 17-15. Tapi Anthony juga menambah dua poin untuk menyamakan skor menjadi 17-17.

Dikejar Anthony, Lu tetap tenang dan berusaha mengendalikan permainan. Ia menambah tiga poin, sementara Anthony hanya satu poin, mengubah skor menjadi 20-18. Satu pengembalian Anthony yang keluar membuat Lu menang 21-18 di set pertama.

Di set kedua, Lu membuka skor 1-0 lewat smash keras ke sisi kiri. Anthony membalas 1-1 lewat pukulan yang masuk di garis belakang area permainan.

Anthony sempat unggul 2-1, namun dua kali pukulannya membentur net, membuatnya tertinggal 2-3. Anthony menebusnya dengan pukulan lambung yang mengecoh Lu, membuat skor menjadi 3-3.

Anthony lalu menjauh, menambah enam poin beruntun menjadi 9-3. Lu akhirnya mendapat poin usai satu smash darinya gagal dikembalikan Anthony, mengubah skor menjadi 4-9.

Pukulan tanggung Anthony dibalas dengan satu pukulan terukur dari Lu, menipiskan jarak menjadi 5-9. Anthony kemudian menambah dua poin beruntun, menutup interval dengan skor 11-5.

Anthony kembali menjauh selepas interval, menambah dua poin menjadi 13-5. Lu sempat menipiskan jarak menjadi 8-14, tetapi pukulan Lu yang membentur net selanjutnya memberi poin untuk Anthony, 15-9.

Jarak 6 poin bertahan sampai 18-12. Lu selanjutnya menambah dua poin, membuat skor menjadi 14-18. Pengembalian Lu di depan net yang terburu-buru membuat Anthony menjauh lagi dengan keunggulan 19-15.

Anthony menambah poin menjadi 20-14 usai pukulan Lu keluar area permainan. Anthony menutup set kedua dengan kemenangan 21-14 usai pukulan Lu gagal kembali ke area lawan.

Di set penentuan, Anthony langsung unggul 3-1. Dua smash beruntun dari Anthony membuatnya menjauh dengan skor 5-1. Lu yang terus tertekan oleh Anthony berusaha mengejar ketinggalan, namun justru kian jauh tertinggal. Anthony menutup interval dengan keunggulan 11-4.

Lu mencoba bangkit selepas interval dengan menambah dua poin, menjadi 6-11. Tetapi Anthony juga menambah dua poin, membuatnya menjauh lagi menjadi 13-6.

Anthony terus unggul jauh, menjaga jarak 7 poin dengan Lu hingga 19-12. Lu mencoba menipiskan jarak, menambah dua poin menjadi 14-19.

Anthony unggul 20-14 usai pukulan tanggung dari Lu di-smash keras olehnya. Lu mencoba bertahan dengan menambah dua poin, menjadi 16-20. Tapi satu pukulan yang keluar dari Lu akhirnya menutup set ketiga menjadi 21-16.

Dengan demikian, Anthony membawa Indonesia unggul 1-0 atas China. Selanjutnya, ada duet Fajar Alfian/Rian Ardianto yang melawan He Ji Ting/Zhou Hao Dong.

(adp/rin)