Surabaya Tuan Rumah Indonesia Terbuka 2006
Kamis, 20 Apr 2006 21:17 WIB
Jakarta - Tak seperti tahun-tahun sebelumnya, tahun ini kejuaraan Bulutangkis Djarum Indonesia Terbuka tidak digelar di Jakarta melainkan Surabaya pada 31 Mei hingga 4 Juni mendatang. Turnamen yang memperebutkan hadiah total 250 ribu dolar AS itu akan berlangsung di GOR Kertajaya. Yang menarik, masa pendaftaran peserta diperpanjang oleh panitia guna memberikan kesempatan kepada sejumlah negara tampil pada kejuaraan berbintang enam tersebut."Akibat konsentrasi sejumlah negara kuat pada persiapan pemain mereka menghadapi putaran final Piala Thomas dan Uber, pendaftar untuk ikut Indonesia Open belum banyak," ungkap Ketua Bidang Luar Negeri, Turnamen dan Perwasitan PB PBSI, G. Sulistiyanto, di Jakarta, Kamis (20/4/2006).Untuk memberi kesempatan kepada negara-negara yang belum mendaftar, PBSI telah meminta Federasi Bulutangkis Internasional (IBF) untuk memperpanjang masa pendaftaran hingga 12 Mei."Seharusnya pendaftaran ditutup 1 Mei tetapi diundur menjadi 12 Mei, sedangkan pengundian (drawing) akan dilaksanakan pada 19 Mei," tambahnya.Hingga saat ini, lanjutnya, baru tiga negara yang mendaftarkan pemainnya untuk ambil bagian, yakni Perancis, Swiss, dan Inggris.Hal yang paling mengkhawatirkan bagi penyelenggara adalah absennya dua negara kuat, Denmark dan Cina dalam turnamen itu. Apabila Cina dan Denmark absen tentu berpengaruh terhadap kualitas turnamen.Pemain Denmark dikhawatirkan absen mengingat adanya larangan bepergian ke Indonesia oleh pemerintahnya menyusul protes keras berkaitan dengan pemuatan kartun Nabi Muhammad di suratkabar negara tersebut yang sempat menimbulkan insiden di Indonesia.Sedangkan Cina kemungkinan tidak mengirim pemainnya untuk membalas absennya pemain-pemain Indonesia yang diundang mengikuti turnamen China Masters di negara Tirai Bambu itu pada awal Maret lalu."Kita akan berusaha meminta kepada Pelatih Kepala Cina Li Yongbo untuk bersedia mengirim pemainnya," tambah imbuh Sulistiyanto.Sementara itu, ketua Panitia Penyelenggara Indonesia Terbuka, Yacob Rusdianto mengharapkan tidak kurang dari 20 negara dapat berpartisipasi dalam turnamen ini. Karenanya PBSI akan melobi tim-tim yang berlaga dalam putaran final Piala Thomas dan Uber di Jepang pada 28 April-7 Mei untuk juga mengikutsertakan pemainnya.Pada kejuaraan tahun lalu di Jakarta, tuan rumah Indonesia hanya meraih dua gelar melalui ganda campuran juara dunia Nova Widianto/Lilyana Natsir yang mengalahkan pasangan Indonesia lainnya Anggun Nugroho/Yunita Tetty, seta ganda putra Markis Kido/Hendra Setiawan yang menundukkan seniornya Candra Wijaya/Sigit Budarto. (erk/)











































