Indonesia Masters 2021: Candra Wijaya Dampingi Anak di Ganda Putra

Mercy Raya - Sport
Rabu, 17 Nov 2021 16:35 WIB
Candra Wijaya
Candra Wijaya mendampingi putranya di Indonesia Masters 2021. (Foto: dok.PBSI)
Jakarta -

Legenda hidup bulutangkis Candra Wijaya tampil di Indonesia Masters 2021. Bukan sebagai pemain, dia mendampingi atlet sekaligus putranya di turnamen BWF Super 750 tersebut.

Pada pertandingan yang berlangsung di Bali International Convention Centre & The Westin Resort, Rabu (17/11/2021) siang, Candra secara langsung mendampingi putranya, Gabriel Christopher Wintan Wijaya.

Wintan bermain di sektor ganda putra bersama Galuh Dwi Putra. Mereka menghadapi sesama nonpelatnas, Panjer Aji Siloka Dadiara/Bryan Sidney Elohim di babak pertama turnamen berhadiah total 600 ribu dolar AS tersebut.

Saat rehat interval gim atau pergantian gim, Candra tampak terus memberikan masukan kepada Wintan/Galuh. Sayang, atlet dan putranya belum mampu melangkah lebih jauh di Indonesia Masters. Mereka harus mengakui keunggulan pasangan Dadiara/Elohim usai kalah dalam permainan rubber game. Mereka takluk dengan skor 18-21, 21-16, 10-21.

Usai bertanding, Candra sempat menceritakan pengalamannya mendampingi putra. "Saya datang untuk memberikan dukungan dan sekaligus coaching untuk Wintan dan Galuh langsung dari pinggir lapangan," ujar Candra dalam rilis PBSI.

Menurut Candra, kegagalan Wintan/Galuh karena stamina dan kebugaran anak didiknya belum pulih. Wintan/Galuh disebut baru kembali ke Tanah Air usai mengikuti tiga turnamen di Eropa, yaitu Czech Open, Dutch Open, dan Belgia Open.

Selain itu, mereka juga wajib menjalani proses karantina panjang yang membuat kehilangan kesempatan berlatih.

"Meski kalah, saya kira tetap ada nilai positifnya. Wintan dan Galuh bisa bertanding dan menambah jam terbang pengalaman di saat pandemi," tuturnya.

Wintan/Galuh saat ini menempati peringkat 213 dunia. Torehan terbaik mereka berdua tahun ini ialah lolos perempatfinal Austrian Open pada Mei 2021. Pada usia yang masih relatif muda, 19 tahun, keduanya diharapkan bisa terus berkembang dan menjadi atlet ganda terbaik dunia.

Bagaimanapun, sang ayah pernah menjadi salah satu pemain bulutangkis andalan Indonesia. Bersama Tony Gunawan, Candra bahkan merupakan peraih emas Olimpiade Sydney 2000.

(mcy/cas)