Indonesia Open 2021: Fajar/Rian Kini Lebih Tenang di Poin-poin Kritis

Rifqi Ardita Widianto - Sport
Rabu, 24 Nov 2021 17:50 WIB
Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto di Indonesia Open 2021
Foto: Rifqi Ardita Widianto/detikcom
Jakarta -

Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto sukses menjejak babak kedua Indonesia Open 2021. Fajar/Rian membalas kekalahannya dari Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.

Fajar/Rian menang straight game atas Leo/Daniel dalam partai babak pertama Indonesia Open 2021, Rabu (24/11/2021) siang. Meski menang dua game langsung, ganda putra unggulan kelima itu melalui pertarungan sulit untuk lolos dengan 21-17 dan 22-20 di Bali International Convention Center.

Di gim kedua, Fajar/Rian sempat memimpin 19-16, lalu 20-18, namun kemudian tersusul menjadi 20-20. Tapi pengalaman kekalahan dari Leo/Daniel di Thailand Open 2020 pada Januari lalu, ketika kehilangan gim di poin-poin kritis, menjadi pelajaran penting buat Fajar/Rian.

"Pertama-tama syukur Alhamdulillah kita bisa menyelesaikan pertandingan hari ini dengan selamat, tanpa cedera, dan Alhamdulillah bisa dikasih kemenangan. Yang pasti pertandingan tadi berjalan cukup sengit dan mereka sudah tahu kelemahan dan kelebihan kami," ungkap Fajar usai pertandingan kepada para wartawan.

"Tapi di pertandingan tadi, kami sudah mempelajari bahwa di Minggu lalu pada poin kritis kita gagal melewati setnya. Tadi juga di set kedua, kita sudah leading 20-18 akhirnya dia bisa menyamakan kedudukan, tapi karena kita sudah berdiskusi seminggu ini setelah Indonesia Masters kemarin, kita mencoba lebih tenang. Karena sudah beberapa kali kejuaraan, poin-poin kritis jadi kuncinya," sambungnya.

Pada pertemuan di Thailand Open lalu, Fajar/Rian kalah tiga gim 21-16, 17-21, dan 20-22. Mereka juga punya pengalaman kalah di poin-poin kritis dari Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana di babak pertama Indonesia Masters 2021, lalu dari Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Rambitan di perempatfinal German Open.

"Kunci kemenangan hari ini lebih di poin-poin kritisnya. Karena memang beberapa kali kita belum berhasil melewati pertandingan di titik tersebut. Apalagi terakhir juga kalahnya di poin deuce, 20-20, kita coba buat lebih tenang lagi, lebih fokus di tiap poin," sambung Rian.

Kemenangan atas Leo/Daniel menyetop catatan buruk Fajar/Rian ketika menghadapi ganda sesama Indonesia. Sebelumnya mereka selalu kalah dari kompatriot dalam lima pertemuan terakhir.

"Karena tahu kebiasaan itu mungkin ya yang menyulitkan. Tapi mereka juga sama. Tadi bisa menang juga bisa mengantisipasi kebiasaan dan kelebihan mereka. Jadi sulitnya ketemu teman sendiri memang karena sudah tahu kebiasaan masing-masing," ungkap Fajar.

"Jadi buang bolanya ke mana, kebiasaan itu sudah tahu. Karena kebiasaan seperti itu susah diubah, seperti buang bola dari forehand ke backhand, itu enggak bisa diubah dalam waktu singkat," tandasnya.

Fajar/Rian selanjutnya akan bertemu sesama ganda Indonesia, Fikri/Bagas. Fikri/Bagas lolos usai mengatasi Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani 21-18 dan 22-20.

(raw/krs)