ADVERTISEMENT

Greysia/Apriyani Kalah, Akui Ganda Korea Tampil Lebih Baik

Rifqi Ardita Widianto - Sport
Kamis, 02 Des 2021 13:29 WIB
WD Players name : 
Greysia Polii - Apriyani Rahayu (INA)

Credit Photo : HUMAS PP PBSI


Order of Play Sunday, 28 November 2021
Result :
https://www.tournamentsoftware.com
or
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com
Greysia Polii/Apriyani Rahayu mengakui pasangan Korea Selatan lebih bagus di laga kedua BWF World Tour Finals. (Foto: Agustinus Tri Mulyadi / Humas PP PBSI)
Jakarta -

Greysia Polii/Apriyani Rahayu kalah di partai kedua BWF World Tour Finals 2021. Mereka mengakui Kim Soyeong/Kong Heeyong tampil lebih oke.

Greysia Polii/Apriyani Rahayu kalah 15-21 dan 18-21 dari Kim Soyeong/Kong Heeyong di Bali International Convention Center, Kamis (2/12/2021) siang. Setelah kesulitan merebut kendali permainan di gim pertama, Greysia/Apriyani sempat memimpin di gim kedua.

Peraih emas Olimpiade 2020 Tokyo itu unggul 15-12, tapi kemudian Kim/Kong mendapatkan momentum dan menyalip di poin-poin kritis. Ganda Korea tersebut akhirnya merebut kemenangan dan mempertajam catatan head to head menjadi 3-1.

"Pastinya kami selalu ingin datang ke lapangan untuk meraih kemenangan dan memang Korea ini kita akui tampil lebih baik dari kita hari ini," kata Greysia usai pertandingan.

Dengan hasil ini, Greysia/Apriyani punya urgensi lebih besar untuk memenangi partai ketiga melawan ganda Malaysia Pearly Tan/Thinaah Muralitharan. Itu demi lolos ke semifinal dengan lebih mulus.

"Pikiran dan mental harus kami persiapkan untuk besok. Itu aja sih," kata Greysia.

Apriyani turut menjelaskan bahwa ia dan Greysia tak mau membebani diri dengan menghitung-hitung peluang. Baginya penting untuk fokus ke satu hal di tiap langkahnya.

"Jujur kalau saya pribadi enggak mikirin target, atau gimana nanti. Jujur kami, saya juga, menyiapkan hari demi hari. Jadi enggak mikirin nanti gimana," kata Apriyani menambahkan.

"Soalnya kalau kebanyakan pikiran jadi kayak pusing sendiri, jadi fokus satu demi satu aja lah. Jadi supaya enggak terlalu banyak yang dipikirin," kata Apriyani menambahkan.

(raw/cas)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT