'New Chapter' Melati Daeva: Sinyal Tinggalkan Pelatnas?

Adhi Prasetya - Sport
Senin, 17 Jan 2022 09:26 WIB
Melati Daeva Oktavianti yakin lolos fase grup Olimpiade Tokyo 2020.
Melati digosipkan akan dicoret dari pelatnas PBSI. Foto: dok.PBSI
Jakarta -

Ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti digosipkan akan dicoret dari pelatnas PBSI. Terbaru, Melati memberikan sebuah 'kode' lewat media sosialnya.

Melati, bersama dengan Praveen, terakhir kali menjadi juara di All England 2020, tepat sebelum pandemi COVID-19 merebak. Setelahnya, capaian terbaik mereka yakni menjadi runner-up di Thailand Open 2021 (Januari) dan Hylo Open 2021 (November).

Selama Indonesia Badminton Festival di Bali pada akhir tahun lalu, prestasi keduanya jeblok. Praveen/Melati tumbang di babak pertama Indonesia Masters. Selanjutnya di Indonesia Open, mereka tersingkir di babak kedua.

Torehan minus itu berlanjut di BWF World our Finals. laju Praveen/Melati terhenti di fase grup. Selama tiga pekan itu pula isu 'keretakan' keduanya menguat, bahkan pelatih ganda campuran Nova Widianto sempat melontarkan kritik secara terbuka atas performa mereka.

Semua itu membuat keduanya diisukan akan dicoret dari pelatnas. Sejauh ini, PBSI belum pernah mengiyakan hal tersebut.

Namun di tengah belum meredanya isu tersebut, Melati mengunggah sejumlah foto di instagram dengan tulisan 'new chapter' atau 'babak baru' pada Minggu (16/1/2022). Di profil media sosialnya, Melati juga tak lagi menulis dirinya sebagai 'national team player' yang bisa diartikan 'pemain pelatnas'.

Dua hal ini sontak menimbulkan prasangka dirinya tak lagi berstatus anggota pelatnas. Apa yang ia lakukan seolah menjadi kode dirinya akan pamit dari Cipayung.

Konfirmasi lanjut tidaknya Praveen/Melati di pelatnas kemungkinan baru akan diketahui akhir Januari, saat PBSI mengumumkan daftar atlet pelatnas tahun ini. Apalagi Seleksi Nasional (seleknas) untuk merekrut talenta-talenta muda juga baru saja rampung.

"Rencananya akhir Januari ini diumumkan," kata Kepala Humas dan Media PBSI, Broto Happy, kepada detikSport, Minggu (16/1).

(adp/rin)